Duh! Presenter TV Ini Sebut Kematian Pangeran Philip karena Meghan Markle-Harry

Asep Syaifullah - detikHot
Sabtu, 10 Apr 2021 18:03 WIB
Ratu Elizabeth Tanggapi Isu Rasisme Meghan Markle
Duh! Presenter TV Ini Sebut Kematian Pangeran Philip karena Meghan Markle-Harry (Foto: DW News)
Jakarta -

Seorang presenter televisi Fox News bernama Brian Kilmeade menjadi sorotan publik dan menuai kecaman karena ulahnya saat membahas kematian Pangeran Philip pada Jumat (9/4) lalu.

Ia mengaitkan kematian suami Ratu Elizabeth II itu dengan tindakan Meghan Markle dan Pangeran Harry yang mengusik keluarga Kerajaan Inggris lewat wawancara mereka bersama Oprah Winfrey.

Dalam acara tersebut Brian menyebutkan jika salah satu alasan kematian Pangeran berusia 99 tahun itu disebabkan oleh pasangan cucunya tersebut.

"Ada laporan jika Pangeran Philip marah dengan wawancara dan imbas dari ucapan (Meghan Markle dan Pangeran Harry) bersama Oprah Winfrey, jadi ia sedang mencoba untuk kembali pulih namun terkejut dengan hal tersebut," ungkapnya dalam acara Fox & Friends.

Tak sampai di sana, Brian Kilmeade pun menambahkan dengan kutipan dari Piers Morgan yang protes dengan tindakan tersebut dengan mengatakan jika hal yang dilakukan keduanya sungguh tak tepat mengingat kakek mereka masih terbaring di rumah sakit.

Kejadian itu pun membuat marah netizen dan merasa apa yang dilakukannya sangatlah tidak berdasar. Apalagi saat ini baik Harry maupun keluarga Kerajaan Inggris tengah sama-sama berduka.

"Fox News menyalahkan Meghan dan Harry atas kepergian pria berusia 90 tahun seperti ia bisa hidup hingga 30 atau 40 tahun lagi jika tak ada wawancara bersama Oprah," tulis netizen.

"Pria itu berusia 99 tahun dan tak dalam kondisi yang baik. Untuk melimpahkan semua itu pada Meghan Markle dan Pangeran Harry sungguh tindakan yang kejam," tulis lainnya.

Sementara itu Pangeran Harry pun sudah mengonfirmasi kedatangannya kepada sepupunya, Eugenie dan Batrice pada Jumat lalu. Ia pun menyebutkan jika Meghan tak bisa ikut karena sedang hamil besar anak keduanya.

"Ia berkata ingin kembali ke sana dan berkumpul dengan semuanya. Ia pun sudah mengatur perjalanan pulangnya itu," ujar salah seorang sumber pada Mirror.

(ass/dar)