Wawancara Meghan Markle-Pangeran Harry dengan Oprah Diprotes Ribuan Penonton

Asep Syaifullah - detikHot
Jumat, 09 Apr 2021 18:29 WIB
Ratu Elizabeth Tanggapi Isu Rasisme Meghan Markle
Sejak penayangannya, ada ribuan masyarakat protes dan memberikan respons negatif pada wawancara Meghan Markle dan Pangeran Harry bersama Oprah. (Foto: dok. DW News)
Jakarta -

Wawancara yang dilakukan Meghan Markle dan Pangeran Harry bersama Oprah Winfrey ternyata mendulang banyaknya respons negatif dari para penonton.

Sebuah lembaga regulasi komunikasi Inggris bahkan menyebut, ada 5949 penonton yang komplain dengan tayangan tersebut sejak ditayangkan di ITV.

Protes juga dilayangkan dari para penonton di berbagai negeri seperti yang dicatatkan oleh Ofcom. Mereka merasa apa yang diungkapkan oleh Harry dan Meghan adalah sesuatu yang hanya memperkeruh suasana saja.

Beragam pernyataan dibuat oleh mereka yang dianggap menyerang pihak Keluarga Kerajaan Inggris. Mulai dari pengakuan Meghan Markle yang menangis karena ulah Kate Middleton hingga Pangeran Harry yang merasa diacuhkan oleh sang ayah, Pangeran Charles.

Dalam wawancara tersebut Meghan Markle juga mengaku depresi saat tinggal bersama Keluarga Kerajaan dan menghadapi media-media Inggris. Saat itu ia pun sempat berpikir untuk bunuh diri.

Tak hanya itu saja, ada pula klaim terkait tindakan rasis yang diterima Meghan tentang putranya, Archie. Hal itu pun langsung dibantah pihak Istana melalui keterangan resmi mereka.

Tindakan Meghan Markle dan Pangeran Harry bukannya memperbaiki citra mereka bersama Kerajaan Inggris malah seolah menabuh genderang perang. Apalagi dalam beberapa pengakuan di wawancara tersebut terbukti hanya bohong belaka, sebagaimana yang diungkapkan media-media dan juga presenter Piers Morgan.

Seperti soal pernikahan yang lebih dahulu digelar yakni tiga hari sebelum upacara pernikahan di Windsor bersama Uskup Agung Canterbury yang kemudian dibantah sendiri olehnya usai sang pemuka agama itu buka suara.

Meghan pun berdalih bahwa dirinya hanya bertukar janji saja dan tak menikah seperti yang diucapkan dalam wawancara itu.

Kemudian ada pula soal kekhawatiran Meghan Markle terkait pengamanan Archie yang tak dibiayai oleh Kerajaan Inggris. Ia merasa putranya diperlakukan tak adil meskipun pada beberapa kasus memang tak semua anggota Kerajaan Inggris dibayarkan biaya pengamanannya dari negara, seperti Putri Beatrice dan Eugenie.

Bahkan masa lalunya bersama Samantha Markle pun turut menjadi sebuah kebohongan yang membuat publik geleng-geleng kepala. Meghan Markle mengaku bahwa dirinya tak dekat dengan saudarinya itu dan sudah 19 tahun tak bertemu.

Nyatanya Samantha dan Meghan sempat berfoto bersama dalam acara wisuda yang terjadi pada 2008 lalu. Samantha pun mengaku, ia dan Meghan menghabiskan masa kecil dan remaja bersama, tak seperti yang digembor-gemborkan oleh istri Pangeran Harry itu.

(ass/aay)