Pak Tarno Jadi Ahli Pengobatan Jauh Sebelum Ngartis

Desi Puspasari - detikHot
Senin, 01 Mar 2021 16:51 WIB
Pak Tarno diisukan bangkrut
Pak Tarno ceritakan jadi ahli pengobatan jauh sebelum ngartis Foto: Desi/detikHOT
Jakarta -

Pak Tarno belakangan ramai dibicarakan karena disebut bangkrut dan hidup terlunta-lunta. Hal itu pun sudah dibantah oleh Pak Tarno.

Pesulap dan komedian itu membantah dirinya bangkrut. Selain masih menjadi pesulap, Pak Tarno juga kembali menekuni dunia pengobatan alternatif.

Menjadi ahli pengobatan alternatif, Pak Tarno mengaku sudah sejak lama. Bahkan dia sudah lebih dulu jadi ahli pengobatan ketimbang artis.

"Sebelum jadi artis sudah (jadi ahli pengobatan). Pertama datang ke Jakarta kan dagang minyak, dagang air, baru saya (jadi ahli) pengobatan, sudah ada tiga tahun pengobatan," kata Pak Tarno ditemui di kawasan Transmedia, Jakarta Selatan, Senin (1/3/2021).

"Jadi artis kan sibuk pengobatannya prei, namanya sibuk ke Kalimantan, Papua, Maluku, sibuk. Sekarang acara ngurangin, sekarang pengobatan lagi. Waktu belum jadi artis banyak (pasiennya). Pas udah jadi (artis) ada aja kesibukannya," sambungnya.

Berbekal air putih dan minyak kelapa, Pak Tarno menjadi ahli pengobatan. Akan tetapi, untuk masalah bayaran Pak Tarno tak pernah mematok harga.

"Kalau (orang) yang nggak punya, orang ngontrak sekamar, (mereka biasanya) kasih-kasih saja (bayaran) cuma saya nggak mau. Kalau orang kaya, punya rumah, 'Berapa Pak Tarno?' Ya sebisanya aja. Kalau tanya (harga pengobatan) berapa saja. Kalau nggak punya (uang) masa saya tega," tuturnya.

Pesulap yang terkenal dengan jargon 'Simsalabim jadi apa prok prok prok' itu menceritakan bagaimana dirinya mengobati orang-orang.

"(Pengobatannya) pakai air putih, gelas putih, minyak kelapa. Airnya diminumin, minyak kelapanya diolesin ke yang sakit. Sakitnya mana, cuma nggak diurut, nggak dipijit diolesin saja. Saya berdoa," cerita Pak Tarno.

Sebagai ahli pengobatan, Pak Tarno juga suka beberapa kali memilih untuk datang ke rumah pasiennya. Pak Tarno biasanya datang ke rumah pasien-pasien yang sulit bergerak.

Hal itu tidak masalah untuk dirinya yang sudah punya nama. Pak Tarno mengaku ikhlas dan ingin menjadikan keahliannya itu sebagai ladang pahala.

"Ada yang di rumah ada yang dipanggil (ke rumah pasien). Seperlunya aja. Kalau orang nggak bisa jalan kan kasihan daripada pada gotong-gotong mending saya ke sana. Orang jalannya lemas, stroke, kan kasihan orang gotong-gotong," beber Pak Tarno dengan gaya bicaranya yang khas.



Simak Video "Disebut Bangkrut dan Hidup Susah, Pak Tarno: Tega Ya!"
[Gambas:Video 20detik]
(pus/wes)