Cerita Arda Naff Diselamatkan Tukang Siomay

Mauludi Rismoyo - detikHot
Selasa, 02 Feb 2021 20:15 WIB
Suami Tantri Kotak saat ditemui di kawasan Thamrin.
Cerita Arda Naff Diselamatkan Tukang Siomay. (Foto: Noel/detikHOT)
Jakarta -

Arda Naff berbagi cerita ketika ponselnya hilang di jalan. Sang vokalis lalu diselamatkan tukang siomay.

Arda Naff mengaku kehilangan ponsel kemarin saat sedang naik motor. Di situ, suami Tantri Kotak tersebut panik sekali karena banyak hal berharga dalam barang elektroniknya.

Sampai akhirnya Arda Naff lega usai mendengar suara di dalam ponselnya. Ia lekas menemui orang yang menemukan barangnya tersebut.

"Kemarin naik motor hape saya jatuh, saya panik isinya kerjaan, kontak penting dan data album terbaru @naffmusik. Saya telpon pake hp lain langsung diangkat. Saya yang kaget!!" tulis Arda.

"Mr X 'ya Allah akhirnya ada yg telpon, ini hp saya pegang ya silahkan diambil saya tunggu di bawah tol pondok labu'. Saya 'baik pak, bapak naik motor atau mobil biar saya tau ciri-cirinya?'. Mr X 'saya jalan kaki pak'," lanjutnya.

Arda Naff pun terkejut melihat orang yang berhasil menyelamatkan ponselnya yang jatuh di jalan adalah tukang siomay. Ia bersyukur barang tersebut tak hilang karena menyimpan banyak data.

"Mendekati tol saya telpon lagi, ternyata dia penjual siomay. Mr X 'pak saya kasian kalau orang HPnya ilang gak bisa telpon keluarganya'. Terselamatkan datanya dgn aman, meskipun layarnya pecah," ujar Arda.

Si tukang siomay lalu menjelaskan bagaimana menemukan ponsel Arda Naff. Arda berterima kasih sekali untuk hal tersebut.

"Kelindas mobil, A. Pas mamang lewat ya pas mobil masuk. Mamang ambil keburu ada mobil banyak kalau nggak hancur," tutur sang penjual.

"Iya nggak apa-apa, tapi mamang baik banget sih," sahut Arda.

Setelah kejadian itu, Arda Naff merasa prasangka buruknya terhadap sedikitnya orang-orang baik sirna. Ia menilai banyak orang berhati emas, salah satunya si tukang siomay yang menemukan ponselnya.

"Hujatan dunia, perang kebencian, segala prasangka lenyap melihat pemandangan seperti ini, banyak orang baik bertebaran. Menjadi apa kelak nanti tergantung apa yang kita lakukan sekarang. Mamang Siomay Hatimu Emas!" kata Arda.

(mau/nu2)