Sosok Kang Pipit di Mata Keluarga: Artis yang Sederhana

ADVERTISEMENT

Sosok Kang Pipit di Mata Keluarga: Artis yang Sederhana

Muhammad Iqbal - detikHot
Sabtu, 30 Jan 2021 14:38 WIB
Kang Pipit Preman Pensiun
Foto: Dok. Instagram/pipit_firmansyahpitra
Kabupaten Bandung -

Sosok Kang Pipit Preman Pensiun dikenal sederhana meskipun menjadi artis. Ia tetap tinggal di rumahnya yang sederhana di daerah Kampung Rancanilem, Desa Bojongloa, Kecamatan Rancaekek, Kabupaten Bandung.

Sebelumnya, pemilik nama Ica Naga itu meninggal dunia pada Jumat (29/1/2021) sekira pukul 14.00 WIB. Ia mengalami serangan jantung ketika berada di Base Camp Preman Pensiun di Kota Bandung.

Ia dilarikan ke Rumah Sakit Muhammadiyah Kota Bandung. Namun, nahas, nyawanya tidak tertolong dan dimakamkan di tempat peristirahatan terakhirnya, tidak jauh dari rumahnya saat ini.

Di sebuah rumah sederhana itu, Kang Pipit tinggal dan besar. Ia tidak pernah meninggalkan rumah kelahirannya meskipun menjadi artis.

"Tetap sederhana, tidak seperti artis biasa," tutur Nani Suryani adik dari Kang Pipit, Sabtu (30/1/2021).

Kang Pipit sering kali pulang ke Rancaekek apabila sedang tidak ada jadwal syuting Preman Pensiun. Ia dikabarkan akan memulai proses syuting Preman Pensiun 5.

"Sebulan sekali, kalau shooting break ke sini," katanya.

Kenang Nina, semasa hidup Kang Pipit, ia dikenal menjadi tulang punggung bagi keluarganya. Ia menjadi anak ketiga dari empat bersaudara, yang mana semua saudaranya perempuan.

"Ada empat, semua perempuan, dia pangais bungsu," tutur Nani.

Sebelum menjadi artis, ia harus kerja keras untuk menghidupi keluarganya. Ia sempat menjadi kuli bangunan, kemudian menjadi satpam di Kota Bandung.

"Setahun jadi security di Sukajadi. Jadi mereka diseleksi dan lolos (casting Preman Pensiun) pas lagi di sana," katanya.

Sepeninggalannya, ia meninggalkan satu istri, empat anak dan empat cucu. Istri dari Kang Pipit pun sedang dalam keadaan sakit, ia mengalami stroke ringan.

"Istrinya kondisi stroke ringan," kata Nina.

Saat proses pemakaman, Nani tak kuasa menitikkan air mata ketika jenazah sang kakak dimasukan ke liang lahat. Kang Pipit kini telah berada di peristirahatan terakhirnya.

(aay/aay)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT