Irfan Hakim Sempat Ingin Donor Plasma ke Syekh Ali Jaber

Febriyantino Nur Pratama - detikHot
Kamis, 14 Jan 2021 14:38 WIB
Syekh Ali Jaber
syekh ali jaber meninggal dunia Foto: Tangkapan layar YouTube BNPB
Jakarta -

Irfan Hakim ikut berduka saat mendapat kabar Syekh Ali Jaber meninggal dunia. Irfan Hakim dikenal bersahabat dekat dengan Syekh Ali Jaber.

Irfan Hakim mengungkap Syekh Ali Jaber sempat mengalami COVID-19. Hal itu sama seperti dirinya yang beberapa lalu terjangkit virus Corona.

Bahkan Irfan sempat akan mencoba mendonorkan plasmanya kepada Syekh Ali Jaber. Saat itu, Irfan sempat bertanya kepada sang asisten.

"Jadi beliau kan sempet positif kebetulan gue juga positif, jadi apa yang bisa didonorkan, orang baru negatif," kata Irfan Hakim usai Kopi Viral Trans TV, Mampang Kapten P Tendean, Jakarta Selatan, Kamis 14 Januari 2021.

"Gue sempet nanya golongan darahnya Syekh apa. Gue mau donor nih, mau donor," lanjutnya.

Sayang, saat itu Irfan Hakim tak bisa mencoba mendonorkan plasmanya. Hal itu karena Syekh Ali Jaber tengah dalam posisi ditidurkan.

Usai itu, Irfan Hakim mengaku tak lagi memberi kabar tentang kondisi Syekh Ali Jaber.

"Terus katanya, apa iya, ini lagi ditidurkan dulu. Ya udah blas nggak ada komunikasi," kata Irfan Hakim.

Irfan Hakim mengaku sempat terpikirkan sosok Syekh Ali Jaber tadi pagi. Bahkan siang ini, Irfan terlintas untuk menanyakan kabar Ali Jaber.

"Baru mau tadi pagi pas mau mandi mikir, Syekh Ali Jaber apa kabar ya. Udah lama nggak komunikasi. Ah ntar siang mau tanya kabarnya gitu, dapat kabar meninggal dunia," pungkasnya.

Terapi plasma konvalesen atau donor plasma darah dari penyintas COVID-19 dipercaya dapat membantu proses pemulihan pasien yang terkena virus Corona. Namun tidak semua penyintas bisa jadi donor, ada beberapa syarat yang harus dipenuhi agar bisa mendonorkan plasma darahnya.



Simak Video "Firasat 100 Hari Sebelum Syekh Ali Jaber Meninggal Dunia"
[Gambas:Video 20detik]
(fbr/nu2)