Ki Joko Bodo Alami Pembengkakan di Kaki sampai Susah Jalan

Tim detikcom - detikHot
Rabu, 09 Des 2020 13:25 WIB
Ki Joko Bodo saat ditemui di studio Trans TV.
KI Joko Bodo sakit dan susah berjalan Foto: Noel/detikFoto
Jakarta -

Lama tak terdengar kabarnya, Ki Joko Bodo ternyata jatuh sakit. Dua kakinya bengkak, hingga sulit berjalan.

Kondisi Ki Joko Bodo sakit terlihat harus menyeret kakinya agar bisa berjalan. Kakinya bengkak sudah terjadi selama satu bulan.

"Ini sudah lebih dari satu bulan. Dua-duanya bengkak. Kita kan orang meditasi sering," ucap Ki Joko Bodo dengan suara yang sangat pelan dan terbata, dilansir dari Selebrita Siang.

Kakinya bengkak berawal ketika dia terjatuh dari kamar mandi. Saat terjatuh, Ki Joko Bodo mengatakan sangat sulit berdiri.

"Ketika malam kita mau pipis, jatuh, nggak bisa berdiri," ucapnya.

Ki Joko Bodo mengaku sudah sempat berobat ke dokter. Akan tetapi, tidak ada penyakit yang terdeteksi. Dia justru teringat saat divonis usianya hanya akan bertahan 6 tahun lagi.

"Aku pernah masuk rumah sakit Pelabuhan Priok. Divonis dokter umurku hanya 6 tahun lagi. Tapi, nyatanya.... Aku tidak percaya orang, aku percaya Tuhan," kenang Ki Joko Bodo.

Sang anak yang mendampingi Ki Joko Bodo, Revo, mengatakan sang ayah memang jadi susah jalan setelah terjatuh dan alami pembengkakan. Tidak hanya itu, suara Ki Joko Bodo juga jadi menghilang.

"Sudah pernah periksa ke dokter. Kaki ini jadi susah jalan," ucap Revo.

Ki Joko Bodo dahulu dikenal sebagai ahli spiritual yang nyentrik. Namun, belakangan Ki Joko Bodo memilih hijrah dan fokus dalam beribadah.

Pria bernama lengkap Agus Yulianto itu, kini pun penampilannya sangat berbeda. Rambutnya dipotong pendek dan rapi.

Saat memutuskan bertobat, kala itu Ki Joko Bodo mengaku mendapat bisikan.

"Kita kalau lihat Ka'bah selalu nangis. Ini kan kita harus meninggalkan segala keburukan dan menjalankan segala ajaran Tuhan dan agama," aku Ki Joko Bodo beberapa waktu lalu.

"Aku bakar-bakarin yang melukiskan makhluk hidup, nggak boleh kan itu. Kalau langka buat nentang Tuhan ngapain kita pelihara. Berbentuk larangan agama dan Tuhan aku hindari. Aku mau mendekatkan diri pada Allah," ungkapnya.

(pus/dar)