Nasihat FPI untuk Jacksen Perangin-angin
Kamis, 26 Jan 2006 15:31 WIB
Jakarta - Setelah Cut Memey, kini giliran Jacksen Perangin-angin yang menyambangi Front Pembela Islam (FPI). Dan untuk pengusaha asal Medan itu, ada dua nasihat khusus yang diberikan. "Urusan rumah tangga harus dikerjakan dengan baik. Urusan pribadi jangan dibawa ke mana-mana," ujar Sugiyono dari Lembaga Bantuan Hukum (LBH) FPI. Kamis (26/1/2006), bersama istri dan kuasa hukumnya, Jacksen mendatangi kantor FPI yang berlokasi di kawasan Mampang, Jakarta Selatan. Maksud kedatangannya tak lain tak bukan untuk mengklarifikasi kabar yang beredar belakangan. Seperti banyak diketahui, Jacksen disebut-sebut pernah melempar Al-Quran. Keputusannya menjadi mualaf juga kabarnya disebut sebagai suatu kesalahan. Isu yang beredar, Jackson berkata guna-guna lah yang membuatnya mau pindah dari agama Kristen ke Islam. Kepada FPI, pria berkulit gelap ini membantah kabar-kabar miring tersebut. Menurutnya, ia masuk Islam secara sadar. Bahkan sampai sekarang pun ia masih memeluk agama tersebut. Tapi untuk hubungannya dengan Cut Memey, ia masih keukeuh kalau itu adalah karena pelet. Selain memberi penjelasan soal pelet memelet, Jacksen juga menyempatkan diri untuk menghaturkan permohonan maaf. "Kalau ada kata-kata yang salah, saya minta maaf," tuturnya.Dengan penjelasan Jacksen tersebut, Ridwan sebagai Sekjen FPI menyatakan masalah sudah selesai. Pihaknya tak akan melaporkan Jacksen ke Polda dengan tuntutan penghinaan terhadap Islam seperti yang sebelumnya pernah direncanakan. Habib Rizieq tak ikut dalam pertemuan tersebut. Ia sakit tenggorokan. (ine/)











































