Polisi Hati-hati Periksa Video Seks Mirip Gisel

Tim detikcom - detikHot
Minggu, 22 Nov 2020 07:01 WIB
Gisel saat ditemui di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan.
Gisel Foto: Noel/detikFoto
Jakarta -

Hingga saat ini, polisi masih mendalami kasus terkait beberapa laporan soal video seks yang diduga mirip Gisella Anastasia. Pihaknya menyebut pemeriksaan ini butuh kehati-hatian.

Sementara itu, pelapor penyebaran video seks mirip Gisel minta polisi segera mengumumkan hasil dari penyelidikan itu.

"Mengingat penyidik telah melakukan pemeriksaan terhadap saksi-saksi dan ahli, serta barang bukti berupa video asusila yang telah diajukan forensik, sehingga sudah cukup bukti Polri menyampaikan kepada publik hasil face recognition dan face comparison terhadap siapa pemeran yang ada di dalam video asusila tersebut," kata pelapor, Pitra Romadoni Nasution, dalam keterangannya, belum lama ini.

Pitra meminta pihak kepolisian segera membeberkan hasil pemeriksaan forensik tersebut ke publik. Jadi, masyarakat tidak terus-terusan berspekulasi dan menduga-duga soal sosok di video itu.

"Sehingga masyarakat tidak bertanya-tanya lagi siapa aktor di dalam video asusila tersebut. Rilis hasil forensik wajah tersebut perlu dilakukan untuk meminimalisir terjadinya kegaduhan yang berkepanjangan dan menyelesaikan kasus tersebut," ucapnya.

Polisi pun merespons. Hingga saat ini menurutnya belum ada hal yang bisa diumumkan ke publik.

"Emang yang mau diumumkan apa? Kan belum dapat. Kita kalau belum dapat hasilnya nggak bisa diumumkan buru-buru, masih berproses," kata Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Yusri Yunus saat dihubungi wartawan, Sabtu (21/11/2020).

Yusri mengatakan penyidikan hingga kini masih terus berjalan. Pihaknya masih mengumpulkan bukti-bukti dari keterangan para saksi, mulai dari beberapa saksi ahli hingga Gisel sendiri.

Dia menambahkan, pihaknya tidak ingin terburu-buru dalam menyimpulkan hasil akhir dari penyidikan kasus tersebut. Menurut Yusri, semua kesimpulan kepolisian harus berdasarkan fakta yang ada.

"Nanti buat bentukan wajahnya ternyata wajah orang lain, makanya kita masih proses ini. Kita periksa, kita kumpulkan, kita lihat baru nanti hasilnya seperti apa," ujar Yusri.

(dar/dar)