Begini Akhir Kasus Dugaan Penelantaran Anak Ayah Atta Halilintar

Febriyantino Nur Pratama - detikHot
Jumat, 06 Nov 2020 20:16 WIB
Halilintar Asmid, ayah Atta Halilintar.
Foto: Dok. Instagram/halilintarasmid
Jakarta -

Konflik antara Ayah Atta Halilintar, Halilintar Anofial Asmid, dengan mantan istrinya, Happy Hariadi akhirnya damai. Pihak Halilintar Anofial dan Happy Hariadi mengakhiri masalah itu secara kekeluargaan lewat mediasi.

"Alhamdulillah, kasus bapak Halilintar dengan ibu Happy sudah berakhir damai," ujar kuasa hukum Halilintar Anofial Asmid, Rhaditya Putra Perdana di Polres Metro Jakarta Selatan, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Jum'at (6/11/2020).

Rhaditya juga mengungkapkan bahwa proses damai itu berlangsung di Polres Metro Jakarta Selatan. Dalam kesempatan tersebut kedua belah pihak diwakilkan oleh kuasa hukum masing-masing.

"Karena klien saya (Halilintar) ada di luar negeri, dan lawan klien saya (Happy Hariadi) diluar kota, maka proses damai diwakilkan," lanjut Rhaditya.

Rhaditya juga mengungkapkan bahwa pihak Happy Hariadi sedang dalam proses mencabut laporannya di Polres Metro Jakarta Selatan. Sehingga diharapkan setelah ini Ayah Atta Halilintar itu bisa dengan mudah menjalani aktivitas setelah tak ada masalah hukum.

"Ini lagi dibuatkan Surat Perintah Penghentian Penyidikan (SP3)," katanya.

Damainya Halilintar Anofial Asmid dengan Happy Hariadi sekaligus mendinginkan hubungan keduanya yang sempat retak. Meski keduanya kini belum mengeluarkan tanggapan mengenai perdamaian yang terjadi. Sejauh ini keterangan hanya didapatkan dari kuasa hukum Ayah Atta Halilintar saja.

"Memang sejauh ini, Halilintar dan Happy tidak ada masalah apa-apa. Setiap orang berhak membuat laporan ke kepolisian. Jadi ini sudah selesai dan berakhir damai," ujar Rhaditya Putra Perdana.

Sebelum akhirnya memutuskan damai, sederet isu menghiasi kasus dari Anofial dan Happy. Proses perdamaian sempat disebut dihalang-halangi oleh mantan istri muda Anofial, hingga isu bahwa Anofial lari dari kejaran polisi. Isu kedua kemudian dibantah olehnya.

(fbr/aay)