Kekalahan Johnny Depp, Siapa Pemenangnya?

Asep Syaifullah - detikHot
Rabu, 04 Nov 2020 06:30 WIB
CULVER CITY, CA - JANUARY 09:  Actors Amber Heard (L) and Johnny Depp attend The Art of Elysium 2016 HEAVEN Gala presented by Vivienne Westwood & Andreas Kronthaler at 3LABS on January 9, 2016 in Culver City, California.  (Photo by Alison Buck/Getty Images)
Amber Heard dan Johnny Depp. Alison Buck/Getty Images
Jakarta -

Aktor Johnny Depp telah kalah dari permasalahan hukum antara dirinya dengan kantor berita The Sun. Ia keberatan dengan artikel yang menyebutkan jika dirinya adalah seorang yang menghajar istrinya saat membahas hubungan sang aktor dengan Amber Heard.

Pada persidangan yang berlangsung pada Senin (2/11) Pengadilan Tinggi Inggris memutuskan untuk membela tabloid The Sun dan menolak semua tuduhan yang dilayangkan pihak Johnny Depp.

Sebenarnya sejak awal mula ia mengajukan tuntutan tersebut, Johnny Depp sudah menderita kekalahan. Hal itu disebabkan karena hal tersebut membuat dirinya terpaksa membongkar kehidupan pribadinya bersama Amber Heard dalam persidangan.

Johnny Depp harus kehilangan reputasinya karena masalah rumah tangganya yang menjadi rahasia umum, apalagi kasus tentang pemukulan dan tindak kekerasan lainnya yang ternyata dilakukan oleh Amber Heard.

Dalam persidangan, Depp pun menyebutkan jika apa yang dituliskan oleh tabloid tersebut tidak benar. Namun ia tak bisa membuktikan pernyataannya yang membantah berita jika ia bukanlah pelaku kekerasan pada Amber Heard.

Depp mungkin bisa saja menarik saksi-saksi lainnya atas kasus kekerasan di rumah tangganya, namun semakin hal itu dilakukan justru ia semakin menghancurkan reputasi yang selama ini dibangun.

Belum lama ini netizen pun sempat menggaungkan tagar #JusticeForJohnnyDepp dan menyebutkan jika sang aktor adalah korban sesungguhnya. Namun dukungan tersebut pun tak memperbaiki apa yang sudah dihancur.

Bertolak ke belakang, Amber Heard juga sempat menjadi salah seorang yang kerap meneriakan tentang kekerasan dalam rumah tangga dan kekerasan seksual. Bahkan ia sempat menjadi duta PBB untuk memperjuangkan hak-hak wanita.

Saat heboh awal-awal era Me Too, ia juga menjadi figur yang tegap berdiri di depan wanita-wanita yang menjadi korban dari orang-orang kuat di Hollywood. Amber seolah menjadi dewi penyelamat bagi mereka semua, setidaknya sebelum kasusnya dan Johnny Depp diumbar.

Seperti halnya Depp, Amber pun turut kehilangan reputasinya dengan beragam fakta-fakta yang diungkapkan di persidangan. Mulai dari pemalsuan bekas luka hingga hubungannya bersama Elon Musk jadi santapan publik.

Kasus kekerasan rumah tangga yang telah lama digaungkannya pun seolah hilang dan lenyap begitu saja. Publik lebih menikmati bagaimana isu-isu seksi terkait hubungan keduanya dan melupakan masalah kekerasan dalam rumah tangga yang jadi bahasan awal.

Pada akhirnya, Dewan Hakim memang menasbihkan Johnny Depp sebagai penghajar istri, namun satu hal yang pasti yakni kekerasan rumah tangga lah yang jadi pemenangnya di antara mereka.



Simak Video "Johnny Depp: Tak Ada yang Aman dari 'Cancel Culture'"
[Gambas:Video 20detik]
(ass/dar)