Paling Benci Dibilang Tante, Chef Marinka Minta Netizen Lihat Bodinya

Mauludi Rismoyo - detikHot
Rabu, 21 Okt 2020 18:02 WIB
Chef Marinka dan kekasihnya, Victor, saat berada di kawasan Trans TV.
Chef Marinka paling benci dibilang tante. (Palevi S/detikFoto)
Jakarta -

Chef Marinka berbincang dengan Daniel Mananta di channel YouTube. Kali ini ia ditanya soal komentar netizen di media sosial.

Sebelum akhirnya berumah tangga, Chef Marinka tak menampik kerap dikomentari warganet soal menikah. Maklum, ia memang baru membina pernikahan pada usia 40 tahun.

Bukan cuma itu, Chef Marinka rupanya sering dibilang 'tante' oleh netizen. Ia mengaku paling benci dibilang dengan sebutan seperti itu ketimbang disuruh menikah.

"Mereka tuh bilangnya, 'Eh, Tante'. Benci gue kalau dipanggil tante. Bo, please! Eh gila lo sudah umur segini, mandul, ada yang bilang paling parah tuh sampai ngata-ngatain gue, lo mandul bentar lagi. Karena menurut mereka, gue sudah tua," ujar Marinka dalam video.

Dibilang tua, Chef Marinka meminta warganet melihat lebih dekat lagi dirinya. Ia merasa masih muda dan bodinya tetap terjaga.

"Eh lihat wujud gue, Boy. Yang penting wujud gue masih muda, Say," tutur Marinka.

Chef Marinka lalu ditanya soal bagaimana cara menyikapi netizen yang mengganggu. Ia ternyata rajin memblokir mereka.

Tapi Chef Marinka pernah satu kali membalas dengan kalimat menohok ke salah satu warganet. Dari situ, ia menyesal dan ingin meminta maaf.

"Gue pernah sekali, gue masih ingat karena omongan gue menusuk balik dan gue menyesal banget, gue kepikiran unblock dia dan minta maaf, tapi gue masih mikir-mikir. Beberapa gue block saja sih, sampai akhirnya gue pikir nih toxic banget ya, gue nggak penting banget nih kehidupan gue, jadi gue block-block saja kebanyakan," kata Marinka.

Sebelumnya, Chef Marinka cerita ke Daniel Mananta soal hendak bunuh diri imbas gagal menikah. Kejadian itu terjadi lima tahun lalu sebelum akhirnya dirinya dipinang Peter Lufting.

"Saat itu adalah saat-saat terburuk dalam hidup gue. Sampai kayak sudah mau mati rasanya. Gue sampai doa sama Tuhan, 'Tuhan sudahlah gue mati saja, buat apa sih', cuma gue pikir kalau bunuh diri dosa, rugi di gue. Jadi mendingan nggak usah," ujar Marinka.

(mau/nu2)