Putri Diana Sempat Minta Pangeran Charles Serahkan Tahta ke Pangeran William

Asep Syaifullah - detikHot
Rabu, 21 Okt 2020 07:00 WIB
Putri Diana dan Pangeran Charles
Pangeran Charles dan Putri Diana. Dok. Instagram
Jakarta -

Baru-baru ini muncul berita mengejutkan dari sebuah wawancara yang pernah dilakukan Putri Diana. Ia mengatakan jika mantan suaminya, Pangeran Charles, tak ingin membantu putranya, Pangeran William, menduduki tahta kerajaan.

Hal tersebut dimuat dalam dokumenter bertajuk Diana: The Truth Behind The Interview yang menandai 25 tahun sejak penampilan fenomenalnya di Panorama. Dalam percakapan bersama wartawan BBC, Martin Bashir, Diana menceritakan kisah rumah tangganya bersama Charles, hubungannya dengan keluarga Kerajaan Inggris dan skandal Charles bersama Camilla Parker-Bowles.

Ternyata dalam dokumenter tersebut diungkapkan jika sebelumnya Diana juga menceritakan kisah yang lebih bombastis bersama editor Daily Telegraph Max Hastings beberapa minggu sebelum diwawancarai Panorama.

Hastings pun mengatakan jika ia tak memuat kata-kata Diana dalam wawancara tersebut karena ia khawatir pernyataan ibu dua anak itu akan memicu keributan besar. Ia pun menyebutkan betapa bencinya Diana dengan Pangeran Charles.

"Aku menghabiskan beberapa jam momen terbaik bersama Diana dan ia pun menyuguhkan penampilan yang menakjubkan. Itu benar-benar momen yang menegangkan. Hal itu memperjelas betapa ia benci Charles... Ya, ia memang sangat benci Charles. Ketika aku berkata,'Apakah pernah ada masa-masa bahagia?' ia pun menjawab,'TIdak, sejak hari pertama menikah terasa seperti neraka,'" kenangnya.

Hastings pun terkejut dengan kejujuran dari jawaban Putri Diana. Selain itu Diana juga menyebutkan jika dirinya pernah mengatakan pada Charles bahwa ia sangat ingin putranya, William, untuk mengambil tahta kerajaan sebagai raja.

"Pernyataan bahwa ia ingin Charles menyingkir sebagai pewaris... Dan William mengambil alih tahta kerajaan. Itu benar-benar dinamika yang pelik," ujarnya.

Sadar jika pernyataan tersebut akan menjadi bahaya, Hastings pun memilih untuk tak memuat kata-kata Diana. Ia merasa perlu untuk menjaga dan membantu Diana agar tak membuat sensasi dan Kerajaan Inggris 'marah' dengan pernyataan tersebut.

Dalam video tersebut, Hastings pun meminta maaf sebesar-besarnya pada Diana. Namun, ia tak menyebut alasan dari permintaan maafnya itu.



Simak Video "Wawancara Putri Diana di BBC Tahun 1995 Diselidiki, Kenapa?"
[Gambas:Video 20detik]
(ass/wes)