Bela Inul, Titiek Puspa Ikutan Nangis
Rabu, 18 Jan 2006 13:38 WIB
Jakarta - Setelah menenangkan diri sejenak ke luar ruangan dengar pendapat pansus RUU pornografi dan pornoaksi, Inul siap kembali berbicara. Wanita yang sudah sering menggelar konser di luar negeri tersebut merasa kehadiran dirinya di ruang tersebut bak seorang kriminal. "Saya merasa seperti seorang kriminal. Teman-teman saya di Jateng dan Jatim masih banyak yang jogetnya lebih parah dari saya," bela Inul di rapat dengar pendapat pansus RUU Pornografi dan Pornoaksi, Rabu (18/1/2006). Diskusi yang diharapkan Inul mencari jalan keluar malah berubah menjadi ajang saling menyalahkan. Atas komentar-komentar pedas terhadap dirinya, wanita berusia 27 tahun itu merasa sebagai terdakwa yang dihakimi. Namun bukannya Inul tak mendukung adanya UU Pornografi dan Pornoaksi, ia hanya meminta adanya keadilan dalam UU tersebut. Jangan hanya artis dangdut yang disorot, perancang busana dan tabloid esek-esek harusnya juga turut diseret. "Saya setuju sekali dengan RUU anti ponrografi dan pornoaksi, tapi kalau cuma Inul yang tidak boleh goyang ngebor kok tidak adil sekali padahal banyak yang lebih dari saya," tuturnya sendu. Melihat sahabat dekatnya sedih, artis senior Titiek Puspa angkat bicara untuk membela. Menurut aktris yang juga pengusaha catering itu ada beberapa peserta rapat yang terlalu memojokkan Inul. Namun ia menjelaskan, peserta rapat yang dimaksudkanya bukanlah anggota dewan. Saking semangatnya membela Inul, Titiek Puspa pun menjadi emosional. Derai air mata tak bisa ditahannya lagi. "Dari tadi malam dia (Inul) menangis, depresi sekali karena akan dipojokkan. Saya bilang sabar saja, Tuhan maha adil. Nanti juga dibalas oleh Tuhan," isak Titiek Puspa ketika diberi kesempatan bicara. Melihat situasi yang berubah menjadi ajang tangis ini, salah seorang anggota dewan menengahi. Menurut salah satu anggota pansus RUU Pornografi dan Pornoaksi, undangan anggota dewan ini kita bukan sedang mengadili tapi justru menghormati para selebritis. (fta/)











































