Dinar Candy Disantet Kayu Busuk, Gatal dengan Bintik Sekujur Tubuh

Mauludi Rismoyo - detikHot
Sabtu, 26 Sep 2020 06:00 WIB
Dinar Candy saat ditemui di Trans TV.
Dinar Candy gatal-gatal saat disantet. (Foto: Noel/detikHOT)
Jakarta -

Dinar Candy mengaku kembali disantet. Kali ini DJ seksi itu dikirimi kayu busuk.

Dinar Candy mengaku mendapat kiriman santet persis di depan rumahnya. Ia menyebut ada yang menaburkan kayu busuk hingga memperlihatkan bungkusan plastik berisi benda berwarna putih dan katanya sisa kayu busuk.

"Ini buat cewek yang sering ngirim santet ke aku, hati-hatilah. Aku nggak akan balas dendam, tapi pasti santet itu balik ke lo dan bisa berkali lipat efeknya. Kenapa aku tahu lo nyatet gue, adik gue yang kecil indigo dan dia bisa tahu, cuma keluarga kita mah santuy, ngaji, sholat. Nanti juga balik ke lo!" tulis Dinar di Instagram Stories.

Dinar Candy lalu menjelaskan perihal santet yang kembali menimpanya. Ia mengaku sudah merasa ada yang janggal dalam dirinya.

Dinar Candy mengaku beberapa hari lalu badannya sempat gatal-gatal. Tak cuma itu, ada bintik merah di tubuhnya.

"Ketindihan tiga hari yang lalu, badan gatal-gatal, bintik-bintik merah, cuma sudah dimandiin pakai bawang putih hilang bintik-bintik merahnya," ujar Dinar kepada detikcom.

Dinar Candy juga menyebut santet itu menimpa asistennya. Ketika itu, ia dan asistennya sedang membuat konten bareng Chand Kelvin.

"Malam kemarin asisten aku kerasukan, malah di rumah lagi ada Chand Kelvin lagi ngonten tiba-tiba asisten aku kerasukan," tutur Dinar.

Dalam Instagram Stories, Dinar Candy sempat mengatakan seseorang yang telah mengirimnya santet ialah yang berutang kepadanya. Ia pun membenarkan hal tersebut.

"Tahu akan aku obrak-abrik namanya bulan ini nggak bayar utang. Sudah nggak bayar utang, kirim santet lagi, gila tuh orang," ucap Dinar.

Dinar Candy menyebut yang mengirimi santet adalah pengusaha yang utang terhadapnya. Ia mengatakan uangnya sebesar Rp 1,2 miliar belum dilunasi orang tersebut.

"Pengusaha. Utang Rp 1,2 miliar," kata Dinar.

(mau/nu2)