Kanye West Ngaku Mau Dibunuh

Asep Syaifullah - detikHot
Sabtu, 19 Sep 2020 21:31 WIB
Kanye West gelar kampanye tak biasa pemilihan presiden AS: Penggemar pertanyakan aksinya, dari aborsi hingga menangis, bagian strategi promosi?
Kanye West ngaku mau dibunuh. (Foto: BBC World)
Jakarta -

Kanye West kembali membuat pernyataan yang menghebohkan di media sosial. Kali ini sang rapper mengaku ada yang ingin membunuh dirinya dan mengambil putra tertuanya, North.

Cuitan tersebut ditulisnya pada Jumat (18/9) lalu, namun sudah dihapus olehnya. Kanye menuliskan dirinya akan berjuang demi sang putra dalam menghadapi semuanya.

"North aku akan berperang dan mempertaruhkan hidupku dan jika aku terbunuh jangan sampai kau mempercayai media kulit putih yang memberitahukan padamu bahwa aku bukanlah orang yang baik... Sementara banyak orang yang mencoba untuk mengambilmu dari hidupku, ketahuilah jika aku menyayangimu," tulisnya.

Dalam postingan tersebut, Kanye West juga menaruh foto North saat berpose dengan memberikan lambang perdamaian ke arah kamera.

Cuitan tersebut pun membuat heboh media sosial, bahkan banyak fansnya yang meminta Kanye West untuk mencari bantuan untuk masalahnya itu. Mereka sangat khawatir dengan kejiwaan dan kesehatan suami Kim Kardashian itu.

"Kami melihat kamu menghapus cuitanmu. Kau butuh bantuan dokter, keluarga dan teman. Hal ini tak akan berakhir dengan baik tanpa itu semua. (Bantuan) dokter terutama," tulis netizen.

"Hentikan dan carilah bantuan," tulis lainnya.

Tak hanya itu saja, Kanye West juga menuliskan dirinya ingin membantu Taylor Swift dalam menghadapi masalah dengan label lamanya.

Ia pun merasa dirinya bisa membantu Taylor mendapatkan kembali hak-hak dari katalog lagu lamanya dari tangan Scooter Braun.

Sebelumnya Kanye West juga menuliskan ia tak ingin merilis album ataupun single sebelum masalah kontraknya dengan Sony selesai. Dan parahnya lagi, Kanye pun menyebut dirinya adalah Musa yang baru dalam cuitan tersebut.

(ass/mau)