Jakarta Rencana PSBB Total, Inul Daratista Beri Saran Ini ke Pemerintah

Pingkan Anggraini - detikHot
Jumat, 11 Sep 2020 06:00 WIB
Inul Daratista di TPS 171, Pondok Indah, Jakarta Selatan.
Inul beri saran ke pemerintah yang rencanakan PSBB total. (Foto: Hanif Hawari/ detikHOT)
Jakarta -

DKI Jakarta akan kembali lagi menjalankan PSBB total yang dimulai pada 14 September 2020. Kebijakan yang telah diumumkan Gubernur Anies Baswedan mengenai PSBB pun menuai pro dan kontra dari masyarakat.

Inul Daratista sebagai salah satu public figure pun sempat memberikan tanggapannya lantaran merasa dirugikan, jika PSBB kembali diterapkan. Hal ini diungkapkan Inul saat ditemui di Gedung Trans TV, Jalan Kapten P Tendean, Jakarta Selatan, Kamis (10/9/2020).

"Sebenarnya PSBB yang terjadi ini bukan salahnya Presiden atau salahnya Gubernur gitu. Tapi ya sebenarnya harus kembali kepada kita," tutur Inul.

Bagi Inul Daratista, PSBB tidak akan terjadi, jika masyarakat Jakarta menerapkan kedisiplinannya. Ia bahkan berharap PSBB kembali diaktifkan lagi, beberapa tayangan dan acara televisi diperbolehkan untuk tetap produksi dengan protokol kesehatan yang dipatuhi.

"Kalau seandainya disiplin juga saya yakin PSBB tidak akan terjadi gitu. Tapi sebenarnya ya PSBB yang terjadi saat ini kalau bisa ya mungkin kalau untuk stasiun televisi tetep tayanglah ya, karena saya tahu kalau pegawainya juga sama dengan saya, gede banget, banyak," papar Inul.

Bagi Inul Daratista yang sempat mengalami krisis ekonomi pada masa PSBB kemarin, ia berharap pemerintah tetap menyoroti masyarakat di semua lapisannya. PSBB dianggap dapat mempersulit masyarakat untuk mencari uang.

Hal itu diungkapkan Inul sebagai tanda masukan darinya kepada Anies Baswedan dan Presiden RI Joko Widodo alias Jokowi.

"Jadi kalau bisa PSBB-nya ada semacam keringanan gitu, jangan PSBB mati gitu ya. Kasihan buat kita-kitanya, baik itu (masyarakat) menengah ke bawah, ataupun menengah ke atas. Kan itu sangat membuat kita menangis," tuturnya.

"Itu aja sih yang harus dipikirkan buat pemerintah, buat Bapak Jokowi juga, Bapak Anies Baswedan," sambungnya.

Selain itu, Inul Daratista merasa pengadaan masker dan face shield gratis dari pemerintah perlu dilakukan. Pemerintah juga diharapkan dapat lebih mengontrol ke sejumlah pasar atau tempat yang berkerumun untuk memastikan masyarakatnya menggunakan masker.

"Kalau bisa sih di Jakarta itu dikasih face shield gratis atau masker gratis gitu, semua orang. Harus ada sensus ke pasar tuh yang nggak pakai ini, ini nah kasih (masker) apa gitu," tutup Inul.

(pig/aay)