Dari Kondisi Psikis Sampai Keuangan, Vanessa Angel Serba Kurang Baik

Pingkan Anggraini - detikHot
Senin, 07 Sep 2020 17:57 WIB
Vanessa Angel menjalani sidang perdana terkait kasus narkoba. Sang suami turut hadir mendampingi Vanessa di sidang tersebut.
Vanessa Angel serba kurang baik. (Foto: ANTARA FOTO/SIGID KURNIAWAN)
Jakarta -

Nama Vanessa Angel kembali menjadi sorotan publik setelah diamankan satuan kepolisian dari Polres Metro Jakarta Barat lantaran kepemilikan psikotropika. Sebelum kasus tersebut, Vanessa sempat ditahan di Rutan Medaeng, Jawa Timur, lantaran kasus konten asusila dari prostitusi online pada 2019 lalu.

Vanessa Angel kemudian banyak menuai hujatan di media sosial karena sering dikabarkan bertengkar dengan sang ayah, Doddy Sudrajat. Warganet tampak sering menghujat Vanessa yang sering tampil seksi di media sosial.

Kondisi psikis Vanessa Angel saat ini pun dijelaskan Arjana Bagaskara, kuasa hukumnya, saat ditemui usai persidangan di Pengadilan Negeri Jakarta Barat, Senin (7/9/2020).

"(Psikis Vanessa) Kurang baik ya, tapi kami berdoa supaya diberikan kelancaran dan optimis hasilnya (sidang) bakal meringankanlah," ujar Arjana.

"Kami dari penasihat hukum memberikan masukan pada klien kami," lanjutnya.

Lebih lanjut, Arjana juga menyebut perekonomian Vanessa Angel dan suaminya, Bibi Ardiansyah, kini semakin menurun. Vanessa memang belakangan memilih untuk berjualan kebab sampai nasi kebuli di tengah pandemi virus Corona.

"Betul-betul menurun (ekonomi), mungkin iya," jelasnya.

Selain itu, Vanessa Angel belum lama ini harus kehilangan akun Instagramnya. Hal itu disebut sangat membuat Vanessa sedih.

Terkait dengan kehilangan akun Instagram, Arjana tak dapat memastikan hal itu terjadi karena kasus kepemilikan psikotropika oleh Vanessa Angel.

"Klien kami sangat sedih kemarin akun IG-nya di-report oleh orang yang tak bertunggung jawab," jelas Arjana.

"Saya nggak tahu berkaitan atau tidak (dengan kasus kepemilikkan xanax), tapi bisa merubah opini publik. Karena IG adalah bagian dari profile kita, gimana diberikan kata-kata nggak enak kasihan," tutupnya.

(pig/mau)