Paris Hilton Ngaku Kerap Dipukuli hingga Dicekik Mantan-mantannya

Asep Syaifullah - detikHot
Kamis, 03 Sep 2020 21:47 WIB
HOLLYWOOD, CALIFORNIA - JUNE 19: Paris Hilton attends The Glam App Celebration Event at Cleo on June 19, 2019 in Hollywood, California. (Photo by Phillip Faraone/Getty Images)
Paris Hilton. Phillip Faraone/Getty Images
Jakarta -

Paris Hilton kembali membuat pengakuan masa lalunya yang membuat dirinya trauma. Jika sebelumnya ia mengatakan kerap diperlakukan kasar di sekolah khusus, kini ia juga menerima perlakuan yang sama dari mantan-mantan pacarnya.

Penyanyi berusia 39 tahun itu bahkan mengaku jika dirinya kerap dipukuli hingga dicekik oleh para pria yang sempat menjalin hubungan dengannya itu. Paris mengatakan jika awalnya mereka sangat baik, namun tak lama kemudian mereka menunjukkan sifat aslinya.

"Aku sempat mengalami banyak kekerasan dalam hubungan-hubungan ku. Aku dicekik, dipukul, aku diremas dengan sangat kencang. Aku diperlakukan dengan tidak semestinya," tuturnya pada People.

Kekerasan-kekerasan itu pun membuat Paris Hilton menjadi merasa jika tindakan yang dilakukan mantan kekasihnya adalah hal yang normal. Ia merasa jika apa yang mereka perbuat adalah hal yang biasa dalam sebuah hubungan.

"Melihat kembali masa laluku, aku tak percaya jika aku membiarkan orang-orang berbuat seperti itu kepadaku," tuturnya.

Selain itu Paris juga membahas trauma yang disebabkan usai rekaman video seksnya tersebar pada 2003. Ia kembali dihantui ketakutan dan rasa trauma yang pernah dirasakannya saat berada di sekolah khusus saat remaja.

Namun kini Paris Hilton sudah kembali bangkit. Ia pun mengatakan jika kisah cintanya bersama Carter Reum adalah yang terbaik dibandingkan pengalaman-pengalamannya terdahulu. Ia pun merasa aman dan menjalin hubungan yang sehat.

"Aku merasa aman bersamanya. Sebelumnya aku berpikir aku tak benar-benar siap untuk hubungan yang baik. Aku pun sangat bersyukur bisa mendapatkan jodoh yang sangat cocok denganku," ungkapnya.

Sebelumnya Paris Hilton juga mengaku kerap mendapatkan tindakan tak menyenangkan saat dirinya berada di Provo Canyon School. Ia mendapatkan siksaan secara fisik dan mental hingga membuatnya trauma.

Orangtuanya mengirim Paris Hilton ke sekolah tersebut karena tak mampu lagi menghadapi kenakalannya saat remaja. Ia pun menetap selama 11 bulan di sana dan pergi saat dirinya berusia 18 tahun.



Simak Video "Paris Hilton Habiskan Setengah Miliar Cuma untuk Servis Mercy"
[Gambas:Video 20detik]
(ass/nu2)