Terlalu Nakal, Paris Hilton Dikirim ke Sekolah Khusus

Asep Syaifullah - detikHot
Minggu, 23 Agu 2020 17:20 WIB
paris hilton
Foto: dok. Instagram @brendanforbes
Jakarta -

Paris Hilton membuat pernyataan mengejutkan dalam dokumentasi barunya yakni This Is Paris yang tayang pada 14 September nanti. Ia mengaku menjadi korban kekerasan.

Hal itu terjadi saat dirinya berada di Provo Canyon School kala remaja. Ia dikirim ke sekolah tersebut karena orangtuanya tak mampu mengatasi kenakalan Paris saat itu. Begitu seperti dilansir People.

Namun ternyata pilihan orangtuanya itu malah membuat Paris mendapatkan hal yang membuatnya trauma hingga saat ini. Ia pun tak pernah bisa menceritakan kisahnya itu pada orangtuanya karena setiap surat dan telepon yang dilakukannya akan dihalangi pihak sekolah.

Bahkan mereka mengatakan pada para siswanya jika tak akan ada orang yang akan percaya dengan apa yang mereka ceritakan.

"Sejak aku aku bangun hingga tidur, sepanjang hari aku selalu diteriaki di depan wajahku, memaki diriku dan menyiksa diriku," ungkapnya.

"Para pekerja kerap mengatakan hal yang mengerikan. Mereka selalu membuatku bersedih dan merundung diriku. Ku pikir tujuan mereka adalah menghancurkan kami," tambahnya.

Paris Hilton pun mengakui jika dirinya kerap dipukuli, disiksa bahkan dicekik oleh para pekerja di sana. Hal tersebut dilakukan agar para siswa di sana takut padanya dan tak berani membantah mereka.

"Kau tak bisa mempercayai siapa-siapa di sana," tuturnya sambil bercerita jika dirinya selalu menangis dan merasakan serangan panik.

Paris tak membantah jika dirinya memang nakal saat remaja. Ia kerap menyelundup masuk ke dalam kelab meskipun masih dibawah umur. Jika ketahuan orangtuanya, ia pun dihukum, disita ponsel hingga kartu kreditnya.

Puncaknya, orangtuanya pun mengirimnya ke sekolah tersebut saat ia berusia 17 tahun. Ia pun menetap di sana selama 11 bulan lalu pergi dari sana saat berusia 18 tahun.

Melalui keterangan resmi pihak sekolah tersebut pada The Sun, disebutkan jika sekolah tersebut memang dikhususkan untuk anak-anak yang memerlukan perhatian lebih.

"Ini adalah tempat untuk melakukan treatment pada anak muda berusia 8 hingga 18 tahun yang spesial, dan seringkali kompleks, kesehatan mental, dan berkebutuhan khusus secara emosi," ungkapnya.

(ass/aay)