Alyssa Milano Alami Rontok Rambut Setelah Positif COVID-19

Devy Octafiani - detikHot
Selasa, 11 Agu 2020 07:21 WIB
DALLAS, TX - APRIL 15:  UNICEF Ambassador and recipient of the Spirit of Compassion award Alyssa Milano at the Children First. An Evening With UNICEF on April 15, 2016 in Dallas, Texas.  (Photo by Cooper Neill/Getty Images for U.S. Fund for UNICEF)
Alyssa Milano / Foto: Getty Images
Jakarta -

Aktris Alyssa Milano belum lama ini mengaku dirinya sempat terjangkit COVID-19. Ia mengatakan merasakan gejalanya.

3 kali melakukan tes, hasil tes menunjukkan negatif. Namun dirinya dinyatakan positif usai melakukan tes antibodi COVID.

Alyssa Milano sempat menjalani perawatan karena merasakan gejala seperti demam hingga sesak napas.

Baru-baru ini, ia mengungkapkan kondisi terbarunya. Dalam sebuah video yang ia posting di Instagram, Alyssa Milano menunjukkan dampak COVID-19 yang ia rasakan pada rambutnya.

Bintang serial Charmed ini mengungkapkan dirinya mengalami kerontokan rambut berlebih. Alyssa Milano menunjukkan dirinya sehabis mandi, dan ia mulai menyisir rambutnya.

Dalam dua, tiga kali tarikan sisir, tampak rambutnya rontok dan menggumpal di sisir yang ia gunakan.

Alyssa Milano mengungkapkan untuk tak menganggap remeh COVID-19. Ia pun mengatakan untuk tetap menggunakan masker di situasi saat ini.

"Aku terpikir untuk menunjukkan pada kalian apa yang COVID-19 lakukan pada rambutmu. Aku mohon, tanggapi hal ini dengan serius," tuturnya pada keterangan postingan vidoe tersebut.

[Gambas:Instagram]

Alyssa Milano mengungkapkan dirinya merasakan sakit dari gejala COVID-19 selama empat bulan. Ia merasakan vertigo, jantung berdebarm sesak napas dan kelainan pada perutnya.

"Aku pikir, aku sedang sekarat," tuturnya kala itu.

Alyssa Milano kehilangan bobot sebanyak 4 kg selama dua minggu. Ia merasakan sendiri bagaimana virus tersebut membuatnya tak berdaya dan rasa sakit yang tak pernah dirasakannya.

"Aku ingin kalian tahu, penyakit ini bukanlah hoaks. Aku berpikir jika diriku sekarat. Ini benar-benar membuatku merasa seperti sedang sekarat," ujarnya.

Dilansir 7News, hal serupa dialami banyak mantan pasien COVID-19. Lebih dari seperempat pasien yang pulih dari COVID-19 melaporkan kerontokan rambut sebagai salah satu masalah yang masih ada dalam survei terhadap lebih dari 1.500 orang di grup Facebook Survivor Corp.



Simak Video "43 Wilayah di Indonesia Naik dari Risiko Sedang ke Tinggi Corona"
[Gambas:Video 20detik]
(doc/doc)