Jerinx Panas Lihat Berita Bayi Meninggal karena Prosedur COVID-19 Lagi

Desi Puspasari - detikHot
Sabtu, 08 Agu 2020 14:03 WIB
Musisi Jerinx SID memenuhi panggilan Polda Bali hari ini. Dia akan dimintai keterangan soal dugaan pencemaran nama baik yang dilaporkan Ikatan Dokter Indonesia (IDI).
Foto: Angga Riza
Jakarta -

Jerinx kembali murka ketika mendapat berita ada lagi bayi yang meninggal dunia karena prosedur COVID-19. Jerinx pun berencana bertemu dengan ibu tersebut.

"LAGI! Bayi meninggal karena ibu yg melahirkan dipersulit prosedur test CV19," tulis Jerinx pada Instagram Stories miliknya dilihat, Sabtu (8/8/2020).

"Besok saya akan bertemu ibu ini," sambungnya.

Jerinx melihat kabar tersebut dari postingan akun jeg.bali. Ada postingan seorang ibu yang menceritakan bagaimana bayinya meninggal dunia.

Sang ibu menceritakan kondisi kandungan yang sudah lewat bulan dan berat bayi 4,2 kg memungkinkan dirinya tak bisa melahirkan secara normal. Sesampainya di rumah sakit sang ibu harus menjalani tes COVID-19 dan hasilnya menunjukkan reaktif.

Dalam kondisi kontraksi si ibu dirawat dalam ruangan karantina tanpa penanganan apapun. Suami ibu tersebut marah karena masih terus disuruh menunggu untuk dilakukan tindakan.

Meminta pulang paksa, ibu tersebut datang ke bidan. Sesampainya di bidan, ternyata si ibu sudah pembukaan lima dan bisa melahirkan secara normal. Setelah ketuban dipecahkan bidan tersebut mendapat pesan dari rumah sakit yang mengatakan si ibu dan suaminya kabur dari rumah sakit dan positif Corona.

"Tiba" bidan itu langsung lepas tanggung jwb. dan dia panik. langsung kirim saya ke rmh sakit umum.smpk sana dia ngomng sama kluarga saya di sana kata nya udh siap dokter&perawat, langsung lahiran. dia bilang sebentar ambulan mau menjemput.ngk kunjung datang mobil ambulan ny. akhir ny kita menggunakan mobil pribadi untk ke rmh sakit umum," seperti itu sebagian cerita ibu dengan akun Wit Tari Kana Jelantik.

Sesampainya di rumah sakit umum kontraksi makin terasa. Setelah melahirkan, bayi tersebut langsung dipakaikan pakaian dan diminta untuk dibawa pulang. Si ibu sama sekali tidak melihat bayinya mendapat perawatan.

[Gambas:Instagram]

Beberapa jam setelah bayinya dibawa pulang, hasil tes COVID-19 si ibu di rumah sakit umum keluar dan hasilnya non reaktif. Untuk semakin meyakinkan, si ibu juga melakukan swab tes dan setelah empat hari hasil tesnya keluar dan menunjukkan nonreaktif.

"Dikasihlah saya pulang dari sana. smpk rmh sempet gendong anak setengah hari.keesokan harinya badannya langsung menguning. setelah beberapa hari diawat di rumah penyakitnya tambah keras. dan sekarang udh tiada," tulisnya.

Dalam curhatannya, si ibu berharap tak ada lagi ibu-ibu lainnya yang mengalami hal seperti ini. Dalam postingan jeg.bali, Jerinx juga mencolek Hotman Paris.

"Klee. Bang @hotmanparisofficial gimana ini bang?" tulis komentar Jerinx.

Jerinx gencar menyuarakan kebaratannya soal rapid dan swab tes dijadikan syarat utama administrasi.



Simak Video "Jerinx Peluk Erat Sang Bunda Usai Sidang Putusan Digelar"
[Gambas:Video 20detik]
(pus/dal)