Gading Marten 'Bentrok' dengan Ben Kasyafani, Siapa Unggul?

Yudistira Imandiar - detikHot
Kamis, 07 Mei 2020 13:24 WIB
Mola TV
Foto: Dok. Mola TV
Jakarta -

Di mana kota tempat penyelenggaraan final Piala Dunia 1998? Siapa pelatih Wolverhampton Wanderers? Pertanyaan-pertanyaan itu menggugah naluri para pencinta sepakbola untuk membuktikan kedalaman pengetahuannya perihal si kulit bundar.

Berbagai pertanyaan seputar dunia sepakbola tersaji dalam acara Football Family. Acara kuis yang dipandu mantan punggawa timnas sepakbola Ponaryo Astaman itu menguji wawasan sekaligus kemampuan mengolah bola dari para bintang tamu.

Episode pertama Football Family menghadirkan rivalitas antara tim Marten FC yang digawangi Gading Marten beserta keluarga plus Vicky Nitinegoro, bentrok dengan River Park FC yang beranggotakan Ben Kasyafani beserta keluarga.

Pada babak pertama, kedua tim Kedua tim digali wawasannya tentang sepak bola untuk menjawab pertanyaan dari kategori Piala Dunia, Liga Inggris, Liga Italia, sepakbola Indonesia, dan sepakbola dunia yang dikemukakan Ponaryo. Di babak ini, Marten FC unggul dengan skor 9-3.

Masuk di babak kedua, ada tantangan yang harus diselesaikan oleh kedua tim. Atmosfer di babak ini lebih panas, mengingat kedua tim diuji kemampuannya "mengolah" kulit bundar. Ada tiga jenis tantangan, yakni juggling tandem, shoot target dan ball chipping.

Pada tantangan juggling tandem, River Park FC berhasil melakukan juggling delapan kali, unggul dari Marten FC yang hanya mengumpulkan enam kali juggling berpasangan. River Park FC mendapatkan tambahan 18 poin, delapan dari hasil juggling dan 10 poin bonus karena memenangkan tantangan. River Park FC berbalik unggul dengan skor 21-15.

Tensi persaingan meninggi pada tantangan kedua, shoot target. Dalam bagian ini, kedua tim diwakili pesepakbola profesional untuk melakukan tembakan ke arah target bernilai lima dan 10 poin. Marten FC diwakili Aliyudin, mantan punggawa timnas Indonesia 2004-2008, dan kubu River Park FC diwakili Alexander Pulalo, eks skuad timnas Indonesia 1998-2004.

Pada tantangan kedua, Aliyudin berhasil menceploskan bola ke dua target dan mengumpulkan 15 poin, sementara Alexander nihil poin. Praktis keunggulan pindah ke pangkuan Marten FC lagi, dengan skor 40-21.

Penentuan pemenang terjadi pada tantangan ketiga, yaitu ball chipping. Di babak ini, River Park FC unggul dengan perolehan 20-5, tapi hasil tersebut tidak mampu membuat mereka memenangkan pertandingan di Family Football episode 1. Gading Marten dan skuadnya menang dengan skor tipis 45-41 dan berhak atas tiket menonton pertandingan Liga Inggris secara langsung di Negeri Elizabeth.

Keseruan lain dari persaingan dua tim beradu wawasan dan kemampuan sepakbola bisa disaksikan dalam program Family Football di Mola TV. Dipandu Ponaryo, program ini menyajikan persaingan ketat layaknya pertandingan sepakbola sungguhan.

Tayangan Malam Indah dan acara lain di Mola TV bisa disaksikan dalam paket langganan Corona Care Mola TV yang dapat diakses dengan cara berdonasi mulai dari Rp 0 hingga Rp 5 juta. Melalui program Corona Care, Mola TV mengajak masyarakat untuk turut peduli membantu pemerintah melawan wabah virus COVID-19 di Indonesia.

Nantinya setiap sumbangan tersebut akan digandakan Mola TV dan disalurkan kepada BNPB dan PMI untuk membantu perjuangan melawan wabah virus Corona.



Simak Video "DJ Wilda Pede Gading Marten adalah Jodohnya"
[Gambas:Video 20detik]
(akn/ega)