Ups! Rieke 'Oneng' Ngomongin Lesbian
Kamis, 08 Des 2005 02:39 WIB
Jakarta - Ups! / alarm berbunyi / saatnya kita pulang / mari kenakan kedok pura-pura / biar suamimu, suamiku tetap percaya cinta dan tubuh kita hanya untuk mereka. Begitulah sepenggal puisi Rieke Diah Pitaloka. Rieke 'Oneng' ternyata pandai menulis puisi. Ups!Sepenggal puisi di atas memang berjudul 'Ups!'. Puisi tersebut termasuk satu dari 39 puisi lain yang ada dalam buku kumpulan puisi Rieke. Setelah 'Renungan Kloset' yang dilucurkan tahun 2001 lalu, 'Ups!' menjadi buku kumpulan puisi kedua bintang utama sinetron 'Salon Oneng' itu.Jika dilihat, 'Ups!' rupanya mengisahkan tentang hubungan sepasang kekasih sesama jenis (lesbian). Mengapa diberi judul 'Ups!', Rieke sendiri tak tahu pasti. Katanya ups bisa mengespresikan banyak hal. Kalau orang memaknai hal itu sebagai ekspresi kekagetan, Rieke mempersilahkannya."Saya memberi kebebasan pada pembaca menginterpretasikan sendiri," tutur bintang iklan motor itu ditemui detikhot di sela-sela peluncuran buku kumpulan puisinya 'Ups' di Goethe Haus, Menteng, Jakarta Pusat, Rabu(7/12/2005) malam.Dalam menulis puisinya perempuan kelahiran Garut, 31 tahun yang lalu ini, terinspirasi dari banyak hal. Dengan menonton berita, membaca koran, ngobrol bareng sahabat atau bahkan pengalaman pribadi bisa ditulis Rieke menjadi puisi.Bicara soal pengalaman pribadi, Rieke mencotohkan satu puisi berjudul 'Tentang Aku dan Ayahmu'. Puisi yang ditulisnya di sela-sela break syuting sinetron, mengisahkan tentang kegundahan hati Rieke untuk segera memiliki momongan.Namun puisi tersebut bukan dibuat kala ia mengalami keguguran beberapa waktu lalu. Puisi itu sudah ditulis sejak Rieke masih berstatus lajang alias belum menikahi Donny Gahral Adian. Karena dibuat dikala masih lajang, di karya terbarunya tak ada satupun puisi yang dipersembahkan Rieke untuk sang suami. Meski begitu Donny tetap setia mendukung istrinya. Pria yang menjadi dosen di Fakultas Ilmu Budaya, UI, ini merupakan kritikus puisi Rieke yang paling kritis."Kalau dikritik sebenarnya agak-agak BT karena dia kalau kritik tajam banget," tutur lulusan Pasca Sarjana Filsafat, UI, itu sumringah karena peluncuran buku kumpulan puisnya juga dihadiri mantan Presiden RI, Gus Dur.Lebih lanjut, Rieke berharap, kumpulan puisinya bisa berguna untuk banyak pihak. Malah dalam waktu dekat ini ia berencana tur membacakan puisi ke sekolah-sekolah untuk membangkitkan kecintaan anak muda pada dunia sastra khususunya puisi. (eny/)











































