Erin Bantah Aniaya ART, Kantongi Bukti CCTV hingga Saksi Kunci

Erin Bantah Aniaya ART, Kantongi Bukti CCTV hingga Saksi Kunci

Muhammad Ahsan Nurrijal - detikHot
Kamis, 30 Apr 2026 17:07 WIB
Gaya Erin Taulany.
Erin Bantah Aniaya ART. (Foto: Instagram/@erintaulany)
Jakarta -

Rien Wartia Trigina atau yang akrab disapa Erin akhirnya buka suara memberikan bantahan tegas terkait tuduhan penganiayaan terhadap asisten rumah tangga (ART) berinisial H. Mantan istri Andre Taulany ini menyebut seluruh narasi kekerasan yang beredar luas di media sosial adalah fitnah yang tidak berdasar.

Erin menegaskan tidak pernah melakukan tindakan kekerasan fisik maupun ancaman sebagaimana yang dituduhkan. Ia bahkan mempersilakan pihak-pihak terkait untuk membuktikan segala klaim tersebut karena ia merasa memiliki bukti kuat yang menunjukkan kejadian sebenarnya di kediamannya.

"Tadi sudah ngobrol di rumah, tadi ada pihak dari Polsek Pesanggrahan, juga tadi Pak RW juga mengecek kebenarannya," kata Erin Taulany saat ditemui di Polres Metro Jakarta Selatan, Kamis (30/4/2026).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Kehadiran pihak kepolisian dari Polsek Pesanggrahan dan Ketua RW ke rumahnya disebut sebagai langkah untuk memastikan fakta di lapangan. Erin menyatakan situasi di kediamannya tetap kondusif dan tidak ditemukan adanya tanda-tanda kekerasan seperti yang dilaporkan oleh korban.

"Kalian kan semua ada di rumah kan? Bisa dilihat buktinya, tidak ada yang aneh-aneh," tutur Erin menekankan kondisi di kediamannya.

ADVERTISEMENT

Mengenai tuduhan penganiayaan, Erin mengaku siap menghadapi proses hukum yang berlaku. Ia telah menyiapkan sejumlah bukti digital berupa rekaman kamera pengawas (CCTV) serta kesaksian dari orang-orang yang berada di lokasi saat kejadian yang dituduhkan itu berlangsung.

"Jadi gini, semua sudah ada bukti-buktinya. CCTV yang di rumah, saksi-saksi, ART yang ada di rumah, security terutama. Jadi, nanti biar proses," tegas Erin.

Erin juga memberikan klarifikasi mengenai latar belakang hubungan kerjanya dengan ART berinisial H tersebut. Menurutnya, perempuan yang melaporkannya itu baru bekerja dalam hitungan hari, sehingga tuduhan mengenai gaji yang tidak dibayarkan dinilai sangat tidak relevan.

"Belum ada sebulan. Baru belum nyampe sebulan. Belum ada gajian. Belum satu bulan. Dan saya juga sudah bayar ke penyalur itu kan, jadi ya, kita lihat sajalah prosesnya. Pokoknya saya akan tindak lanjuti dengan tegas," ujar Erin.

Kasus ini mencuat setelah seorang ART berinisial H melaporkan Erin ke Polres Metro Jakarta Selatan pada Rabu (29/4/2026) dini hari atas dugaan penganiayaan. Dalam laporan tersebut, H mengaku mendapatkan perlakuan kasar berupa pemukulan, tendangan, hingga ancaman yang terjadi di kediaman terlapor di kawasan Bintaro.

Informasi ini pertama kali viral melalui unggahan di platform Threads yang memperlihatkan kondisi korban. Namun, pihak Erin membantah keras tuduhan tersebut dan mengklaim memiliki bukti rekaman CCTV yang menunjukkan bahwa peristiwa penganiayaan tersebut tidak pernah terjadi. Erin kini balik melaporkan pihak penyebar informasi tersebut dengan pasal pencemaran nama baik dan fitnah.




(ahs/mau)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads