detikHot

celeb

Ini yang Buat Atta Halilintar Dipolisikan Atas Dugaan Penistaan Agama

Kamis, 14 Nov 2019 13:34 WIB Hanif Hawari - detikHot
Foto: Palevi S/detikFoto Foto: Palevi S/detikFoto
Jakarta - Atta Halilintar resmi dipolisikan ke Polda Metro Jaya oleh sebuah LSM bernama KPK (Komunitas Pengawas Korupsi), Rabu (13/11/2019). Atta Halilintar diduga menistakan agama.

Tak hanya Atta Halilintar, akun YouTube bernama Gunawan Swallow juga dilaporkan. Sebab, akun tersebut diduga menyebarkan kembali konten video yang dibuat oleh Atta Halilintar.

Laporannya pun diterima polisi dan terdaftar dengan nomor LP/7322/XI/2019/PMJ/Dit. Reskrimsus tertanggal 13 November 2019. Yaitu dengan pelapor Ustaz Ruhimat.



Atta dilaporkan lantaran dianggap mempermainkan gerakan salat.

"Saudara Atta Halilintar dan akun YouTube Gunawan Swallow, dengan dugaan pelanggaran Pasal 156 a, dan UU ITE Pasal 28 ayat 2 juncto Pasal 45 a tentang dugaan Penistaan Agama yang diduga dilakukan oleh Atta Halilintar dan kawan-kawan," ujar Ketua LSM KPK Firdaus Oiwobo, selaku pengacara Ustaz Ruhimat.

Sebenarnya ini adalah video lama. Video tersebut mencuat kembali karena diunggah ulang dan disebarkan oleh akun YouTube Gunawan Swallow.

Dalam video tersebut, Atta Halilintar bersama adik-adiknya mempraktikkan berbagai macam cara ibadah salat. Di akhir video, ia berpesan kalau cara salat tersebut tidaklah baik untuk ditiru.



Hal itu dinilai kalau video yang menjadikan praktik ibadah sebagai kontennya tersebut telah melecehkan agama Islam.

"Saya Kepala Departemen Agama ormas KPK. Kami punya advokat sending bahwa di dalam video tersebut ada adegan-adegan tentang salat seperti dipermainkan, jadi kalau dalam salat kan ada adab, syarat dan peraturan, dan lain-lain," kata Ruhimat.

"Jangankan main telepon genggam, loncat-loncat, melirik, batuk pun, tiga kali bergerak batal salatnya. Akan tetapi ia dengan sengaja bikin, kami punya hak untuk menegur sekaligus berkait perbuatan yang berkaitan dengan pelecehan atau permainkan agama," sambungnya.



Firdaus Oiwobo mengaku pihaknya memang belum ada berkomunikasi dengan Atta Halilintar mengenai dugaan penistaan agama tersebut. Karena ia menilai hal itu akan sia-sia.

"Ada adegan goyang-goyang sambil menerima telepon, sambil teriak-teriak dan tidak sesuai itu," ucapnya.

"Tidak ada, buat apa komunikasi? Sekarang jawab saja, tidak usah komunikasi, jawab saja laporan kami," tukas Firdaus.
Photo Gallery
Halaman
1 Tampilkan Semua

(hnh/wes)

Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikhot.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com