Tamara Bleszynski Sulit Bertemu Rasya?
Rabu, 19 Okt 2005 17:19 WIB
Jakarta - Dalam sidang cerai Tamara Bleszynski dan Teuku Rafly Pasha sempat mencuat isu Tamara kesulitan bertemu dengan putra semata wayangnya, Rasya. Rafly membantah keras, sementara beberapa saksi dari pihak Tamara membenarkan kabar tersebut. Rabu (19/10/2005) sidang cerai antara Tamara Bleszynski dan Teuku Rafly Pasha kembali digelar. Kali ini agendanya menghadirkan tiga orang saksi dari pihak Tamara. Saksi-saksi yang hadir di Pengadilan Agama Jakarta Selatan tempat sidang tersebut berlangsung antara lain, Farida Gasic (ibunda Tamara), Adrian (adik Tamara), dan Lastri (pembantu rumah tangga). Seperti biasa, sidang berlansung tertutup. Namun wartawan yang menunggu di luar bisa mendengar dengan jelas pembicaraan yang berlangsung di dalam ruang sidang. Dalam sidang kali ini, pertanyaan pada saksi lebih banyak diarahkan tentang anak semata wayang, Rafly-Tamara, Tengku Rasya Islami Pasya. Pengacara Tamara menanyakan apakah bintang iklan sabun tersebut mengalami kesulitan bertemu anak yang kini berada di bawah pengasuhan Rafly. Sedikit kilas balik, ketika rumah tangga Tamara-Rafly mulai meruncing, sekitar bulan Februari Tamara meninggalkan rumah yang dihuninya bersama Rafly. Ketika itu Tamara tak membawa Rasya bersamanya. Sejak itu, Rasya tinggal bersama Rafly. Kembali tentang sidang, ketiga saksi yang hadir membenarkan Tamara mengalami kesulitan menemui Rasya. Bahkan sekitar bulan Mei ketika Tamara menjemput Rasya di kediaman Rafly di Kemang, Tamara dihalangi oleh ibunda Rafly. Saat itu Rafly sedang ke luar kota. Rasya yang digendong paksa pun menangis. Sejak itu kabarnya Rasya pun mulai takut bertemu dengan Tamara. Kesaksian yang menyudutkan Rafly itu langsung dibantah. Menurut pria yang masih berstatus suami Tamara tersebut, ia tak pernah menyulitkan pertemuan Tamara dan Rasya. Memang benar Tamara hanya bisa bertemu Rasya di akhir pekan. Sebab, kalau di hari biasa, Senin-Jumat, Rasya sering dibawa Tamara mengikuti syuting dan kadang pulangnya sampai jam 11 malam. Rafly juga mengatakan, Tamara bahkan pernah dua kali membawa Rasya ke luar kota. Pada bulan Juli Rasya dibawa ke Singapura. Satu bulan kemudian, bocah berusia 5 tahun itu juga berlibur bersama Tamara ke Bandung. Sayang pada sidang tersebut Tamara tak dapat hadir untuk memberikan fakta. Seusai sidang, Rafly tak bicara banyak dan hanya meminta doa agar semuanya bisa berjalan dengan lancar. (fta/)











































