Setelah menjalani rehabilitasi di Lido, awalnya Jupiter Fortissimo mengira hukumannya akan selesai. Tapi ternyata dirinya harus dipindahkan ke Rutan Salemba.
"Lido direhabilitasi saya pikir akan pulang ternyata seminggu kemudian P21. Mungkin kurang persayaratannya," celetuk Jupiter Fortissimo saat mengisi 'Pagi-pagi Pasti Happy di Trans TV, Senin (24/9/2018).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Langsung saja hal itu menyulut pertanyaan dari Uya Kuya. Apa maksud kurang syarat yang dimaksud oleh Jupiter?
"Duit ya hahaha nggak-nggak," ucapnya bercanda sambil bergumam.
"Lo direhab 2,5 tahun, sedangkan artis-artis lain banyak yang tidak dihukum lama. Contoh saja Rido Rhoma, Jennifer Dunn," tutur Uya Kuya.
"Waktu saya dari polsek ditangkap dua tiga hari, keluarga datang meminta saya untuk direhab mengirim ke Lido. Di situ saya senang, wah habis itu selesai sekolah, rehab, ternyata oh ternyata, aku tertipu lagi. Satu minggu ini sudah mau lulus, polisi datang lagi bilang mau ketemu jaksa. Saya pakai kemeja putih, celana hitam. Sampai di polsek lagi, nginep sehari. Besokannya ayo ketemu jaksa. Ketemu SPK saya masuk ke kejaksaan, kok tangan saya diborgol. Dia bilang perhari ini berkas kamu dilimpahkan ke kejaksaan dan kamu harus dipindah ke LP Salemba," cerita Jupiter.
Merasa tidak sesuai dengan yang dijanjikan, Jupiter sempat protes. Seharusnya usai dari polsek, Jupiter kembali lagi ke Lido. Bahkan rehabilitasi pun belum selesai.
"Kenapa? Apa karena kurang syarat itu?" tanya Uya.
"Nggak tahu. Teman-teman lain kayaknya nggak sampai harus 2,5 tahun. Saya masuk duluan di rutan dia (Rido Rhoma) nyusul, dia pulang duluan. Jelas-jelas pasal saya 127 dan 112. Lo lihat topeng gue kayak teroris kan?" katanya.
Sama-sama artis mengapa Jupiter mendapat perlakuan beda? Bahkan dirinya sampai harus berjualan di dalam rutan.
Lewat Penjara, Jupiter Fortissimo Bisa Bedakan Mana Teman Palsu, tonton videonya di sini:
(pus/nu2)











































