Sementara untuk hari kemerdekaan Republik Indonesia, rupanya Roro Fitria sedang menyiapkan pementasan drama. Hal itu diungkapkan usai sidang kasus narkoba.
"Kebeteulan ini tanggal 5 besok ada acara kita berdansa poco-poco seluruh Indonesia dari rutan maupun lapas. Jadi kita konsentrasi untuk tanggal 5. Jadi tanggal 5 ini khusus tarian poco-poco. Kalau untuk hari kemerdekaan saya juga kontribusi untuk pementasan drama," kata Roro di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Ampera, Jakarta Selatan, Kamis (2/8/2018).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Mendekam di Rutan, Roro Fitria Pernah Ditawari Fasilitas Mewah? Tonton videonya di sini:
[Gambas:Video 20detik]
Bahkan Roro akui mengajar tarian daerah di Rutan Pondok Bambu, Jakarta Timur, tempatnya menjalankan hukuman. Dikatakannya, banyak para tahanan yang tertarik belajar menari.
"Iya (mengajar tari daerah). Banyak ya kalau teman-teman kan satu rutan ada kurang lebih 700 tahanan maupun napi cuma kalau untuk yang bidang tari maupun olahraga kurang lebih separuhnya," bebernya.
"Ya jadi punya agenda tersendiri di rutan kita ada schedule untuk olahraga, kesenian, terus paling penting juga soal kerohanian untuk lebih mengisi waktu saya untuk mendalami ibadah. Terus ada kesempatan untuk mengajar olahraga, nari, dan lain sebagainya," tambahnya.
Bahkan rentetan kegiatan tersebut diakuinya dapat melupakan masalahnya terjerat hukum karena narkoba. Dia berpikiran positif atas masalah yang menimpanya.
"Saya tidak bisa dipungkiri pasti selalu terbesit di dada saya rasa penyesalan, rasa sedih, cuma saya selalu berpositif thinking. Ya kegiatan kegiatan yang ada di program Rutan Pondok Bambu jadi ya supaya menghibur diri saya sendiri juga termasuk menghibur teman-teman sama warga binaan," pungkasnya.
(fbr/mau)











































