DetikHot

celeb

Ini Bedanya Alay di Hollywood dan Indonesia

Kamis, 15 Mar 2018 16:40 WIB  ·   Nugraha - detikHOT
Ini Bedanya Alay di Hollywood dan Indonesia Foto: Photo courtesy AMPAS/Getty Images
Jakarta - Pernah membayangkan duduk dengan Jennifer Lawrence di malam sebuah penghargaan? Atau datang beramai-ramai menyaksikan acara yang diisi Ruben Onsu hingga Raffi Ahmad?

Di Hollywood sana, mereka biasa disebut seat filler. Orang-orang yang datang sukarela dalam sebuah acara besar seperti Academy Awards dan Grammy Awards. Di sini, orang-orang itu mendapat cap sebagai alay.

Pengisi kursi itu dipekerjakan oleh Academy Awards untuk memastikan setiap kursi terisi tiap kali kamera menyorot penonton. Ada beberapa panduan yang dilansir dari A.V Club untuk menjadi seat filler.

Academy Awards mungkin merupakan pertunjukan paling prestisius di dunia perfilman. Tak sedikit orang yang ingin hadir langsung di kursi penonton untuk menyaksikan aktor mereka mendapat penghargaan.

Namun tak jarang kursi-kursi yang disediakan terlihat kosong. Itu juga alasan Academy Awards 'melelang' kursi untuk masyarakat. Meski ada syaratnya, yaitu orang yang memiliki pekerjaan yang berkaitan dengan Academy atau bekerja untuk PricewaterhouseCoopers, firma akuntan yang menghitung suara.

Tak cuma untuk Academy, mereka juga bisa menjadi pengisi kursi di beberapa acara penghargaan besar lainnya termasuk Golden Globe Awards, SAG Awards, the Emmy Awards, People's Choice Awards, dan MTV Movie Awards.
seat fillerseat filler Foto: Christopher Polk/Getty Images

Seatfillersandmore, Gotham Casting, dan Audiences Unlimited adalah tiga situs yang dapat digunakan untuk menjadi pengisi kursi. Mereka memulainya untuk acara yang lebih kecil, yang lama-lama makin besar bahkan bisa menembus ajang sekelas Academy Awards.

Namun tak ada jaminan juga seseorang mendapat kesempatan itu. Sebagian besar situs mengharuskan orang itu mengirimkan resume foto, bahkan meminta URL akun Facebook dan Instagram.

Selain itu ada juga aturan berpakaian dalam setiap ajang. Menurut seat filler yang berbicara kepada MTV.com, cara berpakaiannya biasanya harus terlihat kelas atas atau casual. Warna putih, logo, dan pola sablon tebal tidak dianjurkan. Pada dasarnya, mereka ingin terlihat bagus jika tampil di kamera.

Anda bakal antre selama berjam-jam, mungkin dengan pakaian mewah dan sepatu yang tentu tidak nyaman. Tapi setelah itu, mereka bisa saja dapat kesempatan duduk bersampingan dengan Ryan Gosling atau Emma Stone.
Ini Bedanya Alay di Hollywood dan IndonesiaFoto: Dok. Youtube

Bahkan jika Anda tidak dapat berinteraksi dengan siapa pun, Anda mungkin masih bisa menikmati untuk beberapa momen menarik tentang sihir Hollywood. Di CNN, Monica Enriquez, yang telah menjadi pengisi kursi untuk banyak acara, mengatakan bahwa dia duduk di sebelah Jake Gyllenhaal dan Brad Pitt, dan dia bahkan menyuruh Julia Roberts tersenyum padanya.

Di Emmy Awards, dia duduk di belakang Sofia Vergara saat gaun aktris tersebut mengalami kerusakan. Enriquez ada di sana melihat langsung Vergara dibawa keluar saat jeda iklan, lalu kembali lagi dengan gaun yang sudah dijahit.

Menjadi pengisi kursi pada sebagian besar acara, termasuk Academy Awards, tidak dibayar. Tapi kesempatan mejeng di layar televisi juga merupakan hal yang langka. Anda bisa menyombongkan diri karena bisa berada di sana seharian. Tapi kadang-kadang mereka juga diberi makanan gratis.

Di industri hiburan Tanah Air, penonton bayaran diistilahkan sebagai alay. Salah satunya Ely Suhari, yang akrab disapa Ely Sugigi yang tak menyangka pekerjaannya sebagai manajemen penonton akan mendatangkan keuntungan yang sangat besar. Ia bisa meraup puluhan juta perbulannya.

"Sekitar Rp 35 juta sebulan, tapi sekarang agak berkurang, acara mulai sedikit soalnya. Nggak tahu sih kurangnya berapa, yang jelas alhamdulillah masih bisa menuhin kebutuhan rumah tangga di rumah," tutur Ely yang kini juga main dalam sebuah sinetron.

Istilah alay makin berkembang di industri ini. Awalnya itu sebutan hanya untuk penonton bayaran, namun belakangan acara-acara yang diisi oleh mereka juga ikut disebut sebagai program acara alay.

Deddy Corbuzier menyindir program televisi yang isinya hanya bergosip dan mengumbar aib sebagai acara alay. Deddy bahkan menyebut tak sedikit artis juga menjadi alay.

Deddy Corbuzier mendapat kesempatan untuk berbicara di acara yang diselenggarakan Komisi Penyiaran Indonesia (KPI). Ia datang sebagai bentuk apresiasi KPI karena dianggap sebagai artis yang tajam mengkritik tayangan televisi alay.



(nu2/dal)

Photo Gallery
1 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16 17 18 19 20
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed