Mahasiswa Semarang Histeris Lihat Nicolas Saputra

Mahasiswa Semarang Histeris Lihat Nicolas Saputra

- detikHot
Selasa, 21 Jun 2005 17:22 WIB
Mahasiswa Semarang Histeris Lihat Nicolas Saputra
Semarang - "Oke, sekarang kita persilahkan Nico untuk memberi pesan," kata Moderator Prie GS. "Yeah, yeah, aaagh, Nico," teriakan panjang ratusan mahasiswa Semarang pun bergemuruh. Begitulah suasana diskusi film Gie yang bertitel 'Gie Goes to Campus' di Aula Sastra Universitas Diponegoro, Jl. Hayam Wuruk Semarang, Selasa (21/6/2005). Aula yang tak begitu besar itu penuh sesak. Suasana ruangan sangat pengap. Sejak awal, para mahasiswa yang sebagian besar perempuan itu sudah terpana oleh Nico. Ketika aktor pemeran Rangga dalam "Ada Apa Dengan Cinta?" itu tiba di lokasi, jerit histeris sudah menggema. Mereka langsung mengerubuti sang idola.Usai diskusi yang menghadirkan Produser Film "GIE", Mira Lesmana, Lukman (pemeran Herman Lantang), dan Dosen Sejarah Undip Indriyanto, para mahasiswa yang datang dari berbagai kampus itu berteriak histeris lagi. Mereka membuntuti Nico yang hendak mengadakan jumpa pers di ruang lain.Keinginan para mahasiswa harus tertahan karena mereka tidak diperbolehkan masuk ke ruangan jumpa pers. Tapi mereka dengan sabar menunggu aktor ganteng itu. Bahkan ketika hujan mulai mengguyur, mereka masih tetap setia.Histeria mahasiswa Semarang itu terbilang tertib. Tak ada yang terlihat bertindak nekat. Sebagian besar dari mereka hanya ingin memandang wajah sang idola dari dekat dan meminta tanda tangan.Untuk menghangatkan diskui, panitia acara memutar cuplikan film "GIE" dan soundtrack-nya. Para mahasiswa kembali histeris ketika Nico terlihat dalam adegan, terutama ketika Nico dicium aktris Wulan Guritno (pemeran pacar Gie).Selain diskusi, dalam acara tersebut juga ada penjualan buku "CatatanHarian Seorang Demonstran" dalam cetakan baru. Buku yang diterbitkan LP3ES itu bergambar depan Nicolas Saputra, bukan Soe Hok Gie. Dari 50 buah yang dibawa, 30 buah di antaranya 'dilalap' pengunjung. "GIE" merupakan film yang diangkat dari kisah aktivis keturunan Tionghoa Soe Hok Gie pada tahun 1965-an. Miles Production harus meluangkan waktu selama 3,5 tahun dalam proses pembuatannya. Setelah gagal pada Mei dan Juni, film berdurasi 147 menit ini akan diluncurkan perdana di 30 bioskop se-Indonesia pada 14 Juli mendatang. (try/)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads