DetikHot

celeb

Indro 'Warkop' Tak Hadiri Mediasi Warisan, Keponakannya Nangis

Kamis, 14 Sep 2017 18:03 WIB  ·   Mukhlis Dinillah - detikHOT
Indro Warkop Tak Hadiri Mediasi Warisan, Keponakannya Nangis Foto: Indro 'Warkop' (Muhammad Ridho/detikFoto)
Jakarta - Adila Destri Yulinor menuntut pamannya Indro 'Warkop' untuk membagi haknya atas harta warisan dari sang nenek. Adila sudah melayangkan somasi kepada Indro dan berniat menyeselesaikan persoalan ini secara kekeluargaan.

Adila bersama kuasa hukumnya Acong Latif sudah mengundang Indro lewat surat untuk bertemu menyeselaikan persoalan warisan ini baik-baik. Namun, pelawak senior itu tidak memenuhi undangan tersebut tanpa alasan jelas.

"Jadi harusnya Indro dan pengacaranya jam 1 siang ketemu di sini. Tapi mereka tidak datang tanpa konfirmasi. Agendanya klarifikasi dari Indro soal gugatan Dila dan menyelesaikan secara kekeluargaan mencari solusinya," kata Acong di kantornya, Komplek Sanggar Hurip, Kota Bandung, Kamis (14/9/2017).


Ia mengaku menyayangkan sikap Indro yang tidak datang dalam pertemuan kali ini. Pasalnya, sambung dia, pihak Adil menginginkan persoalan ini diselesaikan secara kekeluargaan bukan melalui proses hukum.

"Atas nama kuasa hukum, kita akan kasih kesempatan sekali undangan bertemu menyelesaikan. Kalau tidak datang juga, dengan sangat menyesal akan ke pengadilan," ungkap dia.

Dia menuturkan dalam persoalan ini, Adila hanya ingin haknya bisa ditunaikan oleh Indro. Salah satunya warisan rumah yang ada di kawasan Menteng, Jakarta Selatan. Rumah itu pernah menjadi tempat tinggal Indro dan Bambang yang tak lain ayah Adila.

"Intinya menuntut hak dari klien kami. Posisinya (Adila) keponakan dari Indro. Raden Adjeng Soeselia mengangkat anak angkat Indro dan Bambang. Apabila ada warisan dari Ajeng, maka yang berhak dapat Indro dan Bambang," jelas dia.

"Sampai saat ini belum dapat hak apapun dari Indro. Setelah meninggal Bambang yang menguasai Indro," menambahkan.


Adila mengaku sudah berusaha mendatangi kediaman Indro untuk menanyakan haknya. Namun, sambung dia, setiap datang ke rumahnya, kerap mendapatkan penolakan dari istri Indro. Adila merasa sedih dan dilupakan oleh keluarga Indro.

"Sejauh ini berkali-kali ke rumah om Indro, saya diusir sama istrinya. Pernah ketemu sama om Indro, sebelum papa meninggal kita baik-baik saja. Sekarang diabaikan. Terakhir ketemu tahun 2000-an," ungkap dia.

Wanita berambut panjang ini berharap bisa bertemu dengan pamannya itu dan menyelesaikan persoalan tersebut secara kekeluargaan. Sebab, sambung dia, Adila tidak ingin persoalan warisan ini berlarut-larut.

"Berharap tetap baik-baik saja (hubungan). Pengennya diselesaikan secara kekeluargaan saja," kata Adila sambil menitikan air mata.


(mau/nu2)

Photo Gallery
1 1 2 3 4 5 6 7
Komentar ...
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed