Diketahui persidangan kali ini pun beragendakan penambahan bukti dari pihak penggugat yang sebelumya ditolak.
"Tadi dilihatin foto anaknya aja nangis, artinya Marwa sangat sayang kepada anaknya, Marwa juga menjelaskan bahwa dia perhatian terhadap anaknya, keluarganya," kata pengacara Marwa, Busro Sapawi di Pengadilan Agama, Cibinong, Bogor Jawa Barat, Selasa (11/7/2017).
Marwa mengakui sudah begitu lama tak berjumpa dengan anak-anaknya. total sudah tiga bulan lebih ia tak bisa menemui dua buah hatinya.
"Jadi terakhir saya ketemu anak 25 Maret, sekarang 11 Juli, berarti udah sekitar tiga setengah bulan nggak ketemu. Terus tadi memang di dalam juga ada foto waktu kemaren Syabira ulang tahun tanggal 27 Juni itu tanpa rasa kemanusiaan."
"Kalau saya bilang bisa merayakan sebuah ulang tahun anak yang masih dua tahun tanpa ibunya, hari itu saya juga hatinya hancur karena inget dua tahun lalu saya yang berjuang. Saya yang melahirkan dia antara hidup dan mati dan itu semua disaksikan langsung oleh bapaknya," beber Marwa lagi.
Di sisi lain, mengenai jalannya persidangan, Busro mengungkapkan pihaknya membawa bukti tambahan yang sebelumnya sempat ditolak hakim. Pada salah satu bukti tersebut ada foto anaknya yang membuat Marwa terharu.
"Hari ini bukti tambahan yang kemarin tertunda, yaitu CD dan VCD-nya gambar gambar dan juga bukti-bukti yang minggu kemarin tertunda, ada juga bukti foto," tambah Busro.
Sementara itu di kesempatan ini pihak Atalarik Syah juga membawa sejumlah bukti. Namun bukti tersebut dinilai pihak Marwa adalah hanyalah sebuah rekayasa belaka.
"Ada juga bukti-bukti Arik yang dibantah oleh Marwa, bahwa ada hal-hal yang tidak benar, itu rekayasa," katanya. (fbr/kmb)











































