Beragendakan mediasi, Marwa yang mendatangi pengadilan lebih dulu dan langsung masuk ke ruang sidang. Kemudian menyusul Atalarik masuk ke dalam ruangan dengan kawalan bodyguard.
Pasangan yang sudah lima tahun menikah itu duduk berdampingan meski ada jarak. Di samping mereka ada kuasa hukum masing-masing.
Mata Marwa tampak berkaca-kaca. Sedangkan Atalarik duduk santai dan menatap ke meja hakim.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Perceraian mereka tampak ricuh dengan adanya kabar perebutan anak. Marwa yang pergi dari rumah bersama dua anaknya, kembali dijemput oleh Atalarik.
Hingga akhirnya Atalarik membawa kedua anak mereka. Dalam masalah ini, Marwa merasa Atalarik mempersulit dirinya untuk bertemu anak-anaknya. (pus/wes)











































