Pada iklan kontroversial tersebut, Kendall nampak berjalan di antara orang-orang yang melakukan demonstrasi. Kemudian, sang model memutuskan untuk memberikan minuman bersoda kepada salah satu polisi yang berjaga.
Sontak saja para demonstran pun bersorak. Para polisi yang berjaga tersenyum, dan dengan ini demonstrasi pun berakhir.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Beberapa waktu lalu, seorang demonstran bernama Leshia Evans memprotes penembakan Alton Sterling sambil mengenakan gaun, dan berdiri tepat di depan para polisi penjaga. Akibatnya, ia pun ditahan oleh aparat keamanan di dekat markas besar kepolisian Baton Rouge di Louisiana, Amerika Serikat.
Sejumlah postingan sarkastik pun dilayangkan oleh sejumlah netizen melalui Twitter. Mereka mengaku sama sekali tak terkesan dengan pilihan tema iklan terbaru Pepsi.
"Bagus sekali ya. Kendall Jenner berhenti melakukan photoshoot untuk mengakhiri ketidakadilan sosial dengan memberikan Pepsi pada polisi tersebut," ujar salah satu netizen.
"Aku tak percaya Kendall Jenner mengakhiri kebrutalan polisi dan supremasi kulit putih dengan sekaleng Pepsi. Tidak buruk untuk seorang gadis yang tak punya bakat," tambah netizen lain.
"Jadi menurut Kendall Jenner dan Pepsi, ketegangan rasial terjadi karena polisi-polisi yang kehausan," kicau @Geralwayne203. (dal/ken)











































