"Jadi setiap tahun kan Bunga dikontrak oleh manajemen tempat ia terikat kontrak gitu dan ada pengambilan gambar. Bunga diambil gambarnya kemudian diperuntukkan untuk pembuatan kalender," ujar Zakir Rasyidin selaku kuasa hukum Bunga saat dihubungi detikHOT melalui telepon, Senin (27/2).
Hanya saja pihak manajemen mengingkar janjinya jauh dari kesepakatan. "Jadi kalau misalkan fotonya tahun 2016, maka foto itu untuk kalender 2017. Jadi gitu sistem kontraknya," tambah Zakir.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Fotonya justru keluar di produk iklan. Jadi produk iklan itu kan otomatis memberikan bayaran kepada pihak manajemennya. Apalagi produk-produk iklan ini kan perusahaan besar. Jadi tidak mungkin gratis," jelasnya.
Hingga saat ini ibu dua anak ini masih memperjuangkan haknya sembari melaporkan pihak manajemen ke pihak yang berwajib.
"Jadi ini yang tidak dibicarakan kemarin ke pihak Bunga dan Bunga merasa pihak manajemen menipu dia. Mungkin kita coba laporkan ke Polda," ungkap Zakir.
(vep/mmu)











































