Hengky mengatakan hal tersebut bisa saja terjadi pada setiap orang tak terkecuali dengan ustad. Karena ustad juga manusia.
"Jadi kemudian segala sesuatu bisa terjadilah, saya pikir manusiawi sekali kalau memang seorang ustad kawin kemudian berpisah, saya pikir manusiawi tapi memang kalau di masyarakat ya terkesan gimana," ucap suami Sonya Fatmala itu kepada detikHOT.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Berkaca pada perceraiannya dengan Christy Jusung, Hengky merasakan semua orang melihat bila pihak laki-laki lah yang melakukan kesalahan. Padahal ada faktor lain yang terjadi dan tidak bisa diungkapkan.
"Artinya permasalahan terjadi bukan karena imamnya, kita juga ada faktor-faktor lain makanya dalam hal ini, kali ini menganggap bahwa banyak ustad juga manusia," bebernya.
"Tidak ada yang salah dengan poligami, di dalam agama pun kita sebagai seorang laki-laki mempunyai ibadnya jatah empat, yang paling sulit kita berlaku adil," tambah Hengky.
Terlepas dari benar atau tidaknya isu poligami yang terjadi pada ustad seleb, Hengky mengatakan semua kembali lagi menjadi hak si ustad. Asalkan kaum adam yang ingin melakukan poligami bisa berlaku adil.
"Mau preman, mau presiden, mau menteri, kita ini manusia biasa ya yang kadang kala punya kesalahan, kadang khilaf, segala macem. Jadi buat saya itu sangat manusiawi sekali," tandas Hengky. (pus/wes)











































