Bisa ada di samping sang bunda adalah sesuatu yang berarti baginya. Ia tidak pernah menyangka sang bunda akan pergi secepat ini.
"Setiap detik (berarti). Sekarang baru kerasa, susah senang dulu sempat antar mama," urainya dengan raut wajah sedih saat ditemui di TPU Tanah Kusir, Kebayoran Lama, Jakarta Selatan, Minggu (5/2/2107).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Bukan hanya itu, Terry masih ingat betul perkataan sang bunda tentang kerudung.
"Dia bilang 'kerudung di rumah banyak banget', katanya kalau sudah nggak ada mau mukanya ditutup kerudung ini. Kita yang 'sudahlah mama nggak usah ngomong begitu, jadi memang bukan firasat atau apa sih," pungkasnya.
(mah/wes)











































