Berdasarkan video yang beredar, ditemukan sejumlah boneka, hingga foto-foto remaja pria tanpa busana di kamar tidur Michael di Neverland. Paris pun meminta publik dan fans untuk tak mempedulikan berita-berita yang tersebar mengenai mendiang ayahnya.
"Sayangnya, hal-hal negatif akan lebih dibeli oleh orang. Aku minta kalian semua untuk tak mempedulikan sampah-sampah dan parasit yang pekerjaannya mencoba untuk menghancurkan ayahku," tulis Paris pada akun Twitter-nya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Baca juga: Geledah Rumah Michael Jackson, Polisi Temukan Konten Pornografi Anak
"Orang yang paling polos akan selalu menjadi korban. Aku akan terus membuktikan bahwa ayah yang kucintai selamanya tak bersalah," kicaunya.
Juru bicara mendiang Michael pun memberikan klarifikasinya mengenai pemberitaan tersebut. Mereka menyebut pelantun hits 'Thriller' itu sebagai korban karena saat ini ia sudah tak mampu lagi untuk melawan tudingan-tudingan tersebut.
"Tujuh tahun lalu, di hari Sabtu seperti sekarang, dunia kehilangan seorang artis dan humanitarian yang luar biasa, dan bersumpah untuk membantu anak-anak yang membutuhkan di seluruh dunia. Fans Michael Jackson, termasuk para pewarisnya, memilih untuk mengenang hadiah luar biasa yang ditinggalkan oleh Michael daripada kembali melihat namanya dipermalukan oleh tabloid," ujarnya melalui sebuah pernyataan, dikutip dari E! Online, Kamis (23/6/2016).
(dal/mmu)











































