Indra dan Mikha ternyata merupakan rekan bisnis. Awal perkara itu muncul pun buntut dari bisnis yang mereka bangun.
Hubungan kerjasama mereka mulai hancur saat Indra terlambat memenuhi perjanjian bisnis. Indra disebut selalu menghindar. Bahkan, saat disusul ke rumahnya, ia tak pernah ada.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Indra lantas dipaksa datang ke rumah Mikha untuk 'menebus' keluarga kecilnya itu. Indra juga tadi pagi datang ke Komnas Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) mengadukan hal tersebut.
Kepada KPAI, Indra curhat tentang kondisi anaknya yang sampai kini masih merasa trauma atas tindakan tersebut. Sementara kepada Polda, Indra melapor dengan Pasal 76c jo Pasal 80 Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2014 tentang Perubahan atas Undang-undang Nomor 23 Tahun 2002 tentang Perlindungan Anak.
"Sekarang anak-anak sudah kembali, kejadian cuma sehari, sekitar 12 jam. Anak-anak sudah dua hari tidak sekolah karena trauma," ungkap Indra.
Entah bagaimana Indra menuntaskan urusan bisnis itu, sampai akhirnya ia bisa membawa pulang keluarganya. Sementara, pihak Bams melalui manajernya, Frans mengatakan bahwa keluarga sudah tahu laporan tersebut. Namun sampai kini mereka belum mengambil tindakan apapun, termasuk untuk melaporkan balik Indra.
"Belum, kita masih tunggu langkah dari kuasa hukum. Kita serahkan semua ke kuasa hukum," tutur Frans.
(nu2/nu2)











































