Charlie dituntut karena dianggap tak jujur mengidap HIV kepada Brett. Ia juga diklaim meminta Brett untuk menggugurkan kandungannya karena tak ingin buah hatinya nanti mewarisi virus HIV yang dideritanya.
Namun melalui seorang pengacara, aktor berusia 50 tahun itu menegaskan keterangan yang diberikan oleh sang mantan tunangan sama sekali tidak benar. Brett bahkan disebut sebagai seorang pemeras karena berusaha untuk mengungkap keadaan medis Charlie walaupun telah menandatangani perjanjian sebelumnya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Selain itu, Martin mengklaim Brett tahu betul keadaan medis Charlie sebelum berhubungan intim. Bahkan ia saat itu rajin meminum pil kontrasepsi sehingga menurut Charlie, kehamilan sama sekali tidak pernah terjadi.
Baca juga: Ini Alasan Kim dan Kanye Beri Nama Putranya Saint West
Oleh karena itu, Martin kembali menegaskan bahwa kliennya sama sekali tak pernah memaksa Brett untuk menggugurkan kandungannya, begitu juga dengan ancaman pembunuhan hingga kekerasan yang dituduhkan padanya.
"Balas dendam adalah motif di balik keputusan Rossi untuk menuntut Sheen. Ia ingin menghukum Sheen karena telah membatalkan pertunangan mereka dan tak lagi membiayai hidupnya," tandasnya.
Charlie Sheen mengaku mengidap HIV di depan publik dengan muncul di Today Show bulan lalu. Dalam pengakuannya, aktor berusia 50 tahun itu rajin melakukan pengobatan dalam kurun waktu empat tahun terakhir.
Keduanya bertemu pertama kali pada 2013 sebelum saling jatuh cinta dan bertunangan. Namun bintang 'Two and a Half Men' itu diklaim membatalkan pertunangan secara sepihak melalui SMS pada 2014. (dal/mmu)











































