"Aku sangat protektif pada Chris Brown. Aku merasa tak ada satu pun yang bisa mengerti dirinya. Bahkan setelah (insiden kekerasan) terjadi. Tapi kau tahu, kau kemudian menyadari kalau dalam situasi itu, kau adalah musuhnya," ungkap Rihanna seperti dikutip dari Mirror, Selasa (6/10/2015).
Melalui wawancaranya dengan Vanity Fair, Rihanna mengaku pernah mencoba untuk membantu Chris mengubah sifat buruknya. Namun kala itu, usahanya tak berhasil dan malah membuat penyanyi R&B berusia 25 tahun tersebut semakin menumpahkan kekesalan padanya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Dan ketika kau berusaha untuk menahannya, mungkin saat itu kau setuju kalau kau berhak mendapatkan perlakuan seperti itu darinya. Dan saat itulah kau mulai menyadari, 'Oh aku sangat bodoh kalau berfikir aku dilahirkan untuk diperlakukan seperti ini.' Ada saatnya kau harus menyingkir," sambungnya.
Rihanna mengaku sama sekali tak membenci Chris setelah apa yang pernah dilakukan padanya. Namun, pemilik nama asli Robyn Rihanna Fenty itu mengaku sudah tak lagi berhubungan dengan Chris.
"Kami tak lagi memiliki hubungan apapun," tukas Rihanna.
Insiden pemukulan terjadi pada 2009, ketika Chris dan Rihanna masih menjalin hubungan asmara. Saat itu, RiRi sampai harus membatalkan penampilanya di acara Grammy Awards ke-51.
(dal/mmu)











































