Anggita Sari membawa pengakuan baru. Terkait penangkapannya di Surabaya atas kasus prostitusi, model seksi itu merasa makin yakin ia dijebak.
Model penuh tato itu belum lama ini menggandeng pengacara Pieter Ell. Ia mengaku mendapat perkembangan terbaru sejak didampingi pengacara muncikari Robby Abbas itu.
"80 persen ini penjebakan. Kita nggak nuntut apa-apa. Gue di Hotel Sahid Surabaya itu hotel itu ada ultah temen gue," terang Anggita kepada detikHOT.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Eks kekasih terpidana mati kasus narkoba Freddy Budiman itu melanjutkan, saat tertangkap ia bersama manajemen model bernama Princess.
Anggita mengaku baru kenal dengan orang-orang dari manajemen itu. Ia mengaku merasa dijebak oleh manajemen tersebut.
Model majalah dewasa itu menegaskan, ia memang jual diri namun tak pernah memakai jasa muncikari ataupun manjemen. Karenanya, setelah ia ditangkap dan kemudian dilepas, ia merasa justru dijebak oleh manajemen tersebut
"Gue sebagai saksi dan menyatakan kalau gue terlepas dari kasus prostitusi. Gue awalnya nggak tahu itu manajemen prostitusi. ama gue udah tercoreng banget, tapi gue nggak mau nuntut siapa-siapa," terangnya.
Anggita ditangkap bersama beberapa model di manajemen itu. Namun ia tak membantah pernah melayani tiga tamu di sana. (kmb/mmu)











































