Insiden tersebut terjadi pekan lalu di luar Platinum84 Gentleman's Club di Denver ketika Chris bersama French Montana dan Fetty Wap tengah menjalani syuting video musik terbaru. Seorang wanita, yang bukan merupakan bagian dari produksi, mengaku didorong keluar dengan paksa dari bus Chris setelah menolak memberikan ponselnya.
Padahal, Chris dan bagian produksi sudah melarang adanya ponsel atau alat rekam lainnya dinyalakan, untuk menghindari bocornya video musik tersebut. Wanita itu kemudian menunjukkan luka-luka pada lengan dan punggungnya sebagai bukti bahwa kekerasan benar-benar dilakukan oleh pelantun hits 'Fine China' itu.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Pihak kepolisian mengaku memiliki rekaman video insiden yang dimaksud, namun hingga kini masih belum melihat foto wanita tersebut. Penyelidikan rencananya akan selesai pekan depan.
Sementara itu, pihak Chris menyebut tuduhan yang dilayangkan kepadanya sebagai sebuah omong kosong. Mereka menuding wanita tersebut sengaja menjadikan sang musisi sebagai target untuk mendapatkan uang dengan mudah.
(dal/mmu)











































