Tuntutan yang dilayangkan ke pengadilan Los Angeles tersebut, mengklaim Robbie dan Ayda telah melakukan kekerasa seksual, diskriminasi, penipuan hingga pelanggaran kontrak kerja. Gilles bekerja pada keduanya sebagai asisten pribadi sejak Oktober 2014 hingga Januari 2015.
Dikutip dari E! Online, Jumat (15/5/2015) Gilles merasa mendapatkan perlakuan-perlakuan seksual, yang tak diinginkan dari Robbie dan Ayda. Tak hanya itu, sang mantan asisten juga menerima persyaratan kerja yang bersifat seksual.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Mengenai klaim tersebut, pihak Robbie dan Ayda pun membantah. Sang juru bicara menuding Gilles hanya merasa tak terima karena, dipecat setelah melakukan sebuah pelanggaran serius.
"Klaim tersebut dibuat oleh seorang mantan karyawan yang merasa tidak puas setelah ia dipecat karena pelanggaran serius. Kami akan melakukan pembelaan terhadap setiap proses hukum. Tak akan ada lagi komentar lebih lanjut mengenai hal ini kecuali melalui pengacara," ujar sang juru bicara.
(dal/wes)











































