Tapi perempuan yang akrab disapa Ema itu mengaku tak mau ada keributan. Ia tetap adem ayem meski harus dibagi cintanya oleh Kiwil.
Ema ingat betul saat Kiwil baru saja menikah dengan Meggy. Karena Meggy iri, ia memberikan mobilnya untuk istri kedua sang suami.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Ema mengaku menerima sepenuhnya keputusan poligami Kiwil. Sejak awal Ema pun tahu dirinya bakal banyak berkorban.
"Saya terima keadaan suami saya poligami. Meggy minta waktu weekend bahkan dia minta tambah satu hari lagi, saya kasih," ujarnya.
Tapi Ema mengaku kerap jadi bantalan bagi permasalahan Kiwil dan Meggy. Setiap sang suami ribut dengan istri mudanya itu, Ema mengaku kerap diusik.
"Saya cuma mau dia baik sama saya, tapi kenapa kalau setiap ada masalah Meggy dan Kiwil saya yang di-SMS. Saya sampai ganti nomor dia tetep tahu," sahut Ema.
(kmb/mmu)











































