Setelah Sandy memutuskan untuk menjadi seorang mualaf, belakangan keduanya akan segera memasukkan gugatan cerainya. Benarkah? Saat ditemui di Pasific Place, Jakarta Selatan, Kamis (7/8/2014), Tessa dan Shandy menjawab hal tersebut.
"Kita lihat ke depannya saja, karena di depan jadinya saya nggak bisa jawab. Kita nggak tahu apa yang ada di depan," kata Tessa.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Kita nggak tahu ke depannya, besok pun kita nggak tahu," sambung Sandy.
(wes/nu2)











































