Menurut mantan pasiennya, UGB membawa satu tim untuk membersihkan rumahnya itu. Pertama-tama UGB masuk ke dalam kamarnya yang sengaja dibuat gelap.
Sang pasien pun mengaku setelah itu seperti disetrum. Sialnya, usai disetrum itu, ia mengaku layaknya terhipnotis.
"Jadi kayak langsung nurut saja sama perkataan UGB," kisah sang pasien yang tak bersedia disebutkan namanya.
Setelah itu, berbagai ritual pun dilakukan hingga akhirnya sang pasien menerima benda-benda mistis. Kala itu, ia mengaku merasa ketakutan.
"Praktiknya itu penipuan. Yang di televisi dan praktiknya itu berbanding terbalik," tegasnya.
Tak sedikit yang melaporkan UGB ke polisi mengenai praktik pengobatannya itu. Sementara dari pihak UGB, Ramdan Alamsyah sebelumnya memang dengan tegas menilai pengakuan para korban itu telah terencana.
"Kami duga kejahatan itu dilakukan berkelompok. Yang tersangka itu yang menikmati hasil kejahatan. Kejahatan itu dilakukan secara terorganisir," tuding Ramdan.
(nu2/mmu)











































