Staff yang bekerja di ruang VIP salah satu armada penerbangan Amerika tersebut menuduh Will memiliki kartu member palsu agar bisa masuk ke dalam ruangan VIP. Merasa tak terima, pelantun hits 'Scream & Shout' itu bahkan menyebut United Airlines sebagai armada terburuk.
"#unitedAIRLINES adalah yang terburuk. Aku adalah seorang member & aku punya kartunya sebagai bukti. Tapi mereka bilang kartuku palsu & mengusirku dari lounge #ouch," kicau Will pada akun @iamwill.
Pada kicauan berikutnya, Will mengaku kecewa dengan apa yang baru saja ia alami. Sebagai armada besar, seharusnya mereka tahu siapa pelanggannya.
"Aku berkali-kali bepergian dengan pesawat. Sebuah bisnis harus tahu siapa pelanggannya. Tidak papa, aku membuat ini sebagai lounge-ku," tulis Will bersamaan dengan sebuah foto kursi di sudut bandara.
(kmb/mmu)











































