"Orang tuh kalau mau ketemu saya suka pada nanya, saya galak apa tidak," katanya saat ditemui di konferensi pers 'Panasonic Gobel Awards ke-17' di Grand Hyatt, Thamrin, Jakarta Pusat, Rabu (19/3/2014).
Ketika terlibat perbincangan, orang baru akan mendapat kesan lain tentang Dinda. Layaknya, manusia biasa umumnya, Dinda memang bisa jutek tapi bisa juga ramah.
Meski merasa seperti terkena kutukan, Dinda juga merasa image antagonis itu adalah sebuah pujian. Menurutnya, label yang didapatkannya adalah hasil dari kerja kerasnya selama ini.
"Ada pujian karena membuat mereka percaya dengan akting saya. Nah yang kedua kutukan karena agak susah melepas image itu," ungkapnya.
(nu2/mmu)











































